Ribuan Petani Terima Kartu Tani Dari Hambara

image

Petani Saat Menerima Kartu Tani Dari Himpunan Bank Milik Negara (Foto: Santi)

Gunungkidulpost.com – Karangmojo – Ribuan petani di Gunungkidul kini telah memiliki Kartu Tani dari Himpunan Bank Milik Negara (Hambara) yang lengkap dengan identitas diri masing-masing yang sekaligus berfungsi sebagai kartu debet atau ATM tanpa adanya biaya transaksi ataupun biaya lainnya. Semuanya dapat di fungsikan secara gratis. Tentunya hal itu di ikuti dengan cara menabung di Bank Rakyat Indonesia.

Tri Wahyu Erlina, wakil pemimpin wilayah BRI DIY menyampaikan bahwa pada tahap pertama pemberian kartu tani ini, di Gunungkidul total ada 41.628 kartu tani yang akan diberikan.

“Di Gunungkidul, Kecamatan Karangmojo adalah wilayah dengan jumlah penerima kartu tani terbanyak yaitu 10.467 kartu tani,” kata Erlina Kamis,(07/09) saat launching kartu tani di aula Kecamatan Karangmojo.

Erlina melaporkan, pada tahap kedua nanti akan diberikan lagi kartu tani sebanyak 27.108. Namun untuk saat ini baru pada proses pembuatan rekening.

“Kita berharap kartu tani ini bisa digunakan untuk melalukan pembayaran oleh para petani sehingga tidak perlu lagi membawa uang tunai kemana-mana, dan kartu tani ini gratis tanpa ada biaya apapun yang dibebankan kepada pemiliknya,” jelas Erlina.

Launching kartu tani di Karangmojo ini di saksikan langsung oleh Endah dari Kementrian Pertanian RI dan juga Badingah, Bupati Gunungkidul yang di dampingi oleh Bambang Wisnu Broto, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Gunungkidul.

Dalam sambutannya Badingah menyampaikan bahwa pihaknya sangat senang atas kemudahan yang diberikan kepada para petani Gunungkidul.

“Dengan kartu ini petani dapat melakukan pembayaran pupuk dan bibit bersubsidi sehingga mengurai atau mencegah potensi salah sasaran,” tutur Badingah.

Mengingat karena hal ini merupakan program baru bagi petani, Badingah meminta agar para petugas melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman yang lebih intensif kepada masyarakat.

“Ini menyangkut perubahan pola pikir maupun kebiasaan cara kelola usaha tani selama ini,” ucapnya.

Menurut Bupati, ini merupakan upaya pemerintah untuk mendorong generasi muda untuk mau bergerak di bidang pertanian yang modern.

Melalui program pemberian kartu tani ini diharapkan akan menjadi sumber data yang akurat tentang usaha tani yang dikelola masyarakat. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post