Ritual Jadi Tren Upacara Adat Pemindahan Pasar Playen

99 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Prosesi pemindahan sementara pasar Playen dimulai. Sejumlah pedagang mengikuti ritual upacara adat.

Hal itu diharapkan dapat berjalan lancar saat mengais rejeki di tempat sementara.

Pemindahan sementara tersebut didasari kondisi pasar lama sudah tidak memadai, dan akan ada renovasi.

Prosesi pemindahan sementara Pasar Playen yang di awal berlokasi di Desa Ngawu, Kecamatan Playen ke lapangan Desa Playen, Kecamatan Playen tersebut dengan prosesi adat Jawa.

Setelah memanjatkan doa-doa, para tokoh mengambil tanah dari pasar yang lama dan diarak ke pasar sementara.

Kepala Desa Playen, Surahno mengharapkan agar pasar sementara ini kedepan juga dapat menjadi pasar Desa yang berkembang.

“Pemindahan ini didasari pasar yang lama sempit sekali terbatas, banyak pedagang yang belum punya sertifikat sekitar 1000an bisa menetap disini, karena saya lihat Playen belum ada pasar sayur, buah yang khusus mayoritas pedagang padahal dari Desa sini,” ucap Surahno, Selasa (1/5/2018).

Kedepan dia berharap kedua pasar dapat berjalan, baik Playen yang dikeloal pihak Pemkab, maupun rencana perintisan pasar Desa Playen tersebut. Terkait fasilitas, dia mengatakan pihak Desa siap membantu barak jika masih kurang yang disiapkan Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag).

“Untuk saluran air belum bisa sempurna, mudah-mudahan tahun ini lancar. Wacana kami utamakan mengatur saluran limbahnya, karena sudah kami siapkan sebelah selatan semacam peresapan limbah,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar, Disperindag, Gunungkidul, Ari Setiawan mengatakan perbaikan Pasar Playen sendiri akan berlangsung selama dua tahun.

“Perbaikan akan berlangsung dua tahun,” jelasnya.

Anggaran tersebut akan diambil dari DAK dan APBD sebesar Rp6 Miliar. Namun untuk tahap satu ini menurutnya, baru turun sebesar Rp 2,5 Miliar.

Terkait harapan Kades meminta pasar sementar tersebut dikembangkan menjadi pasar Desa, Ari belum dapat berkomentar banyak, karena masih tahap awal.

“Memang failitasnya belum mencukupi di pasar sementara ini namun, seperti pembuangan limbah dan fasilitas lainnya akan kami usulkan melalui APBD perubahan,” pungkasnya. (Bayu Prihartanto)

Related Post