Sambut Hari Kesehatan Nasional Klinik Ini Beri Pengobatan Gratis

G

image

Pengobatan gratis. (Foto: Nena)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Menyambut hari kesehatan nasional, klinik Leonisa kecamatan Wonosari menggelar pengobatan gratis di dusun Karangtengah I, Karangtengah, Wonosari, Sabtu (19/11/2016) pagi. Kegiatan yang berlangsung di balai dusun setempat menyedot perhatian puluhan warga. Mereka mengantri untuk memeriksa kesehatannya.

Penanggungjawab kegiatan, Dr. Achmad Suparmono mengatakan, agenda rutin yang digelar setiap tahun ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, dalam rangka ulang tahun klinik Leonisa yang ke-6 sekaligus pengenalan telah dibukanya poli umum.

“Kita berkoordinasi untuk peduli dengan masyarakat yang miskin. Untuk itu kita menggelar pengobatan gratis ini,” katanya.

Achmad menjelaskan, para peserta yang mengikuti bakti sosial ini ada sekitar kurang lebih 75 orang. Mereka yang mengikuti berusia dari 5 hingga 70 tahun. Dalam pemeriksaan tersebut, kebanyakan ditemukan keluhan penyakit ispa dan rematik.

“Untuk pemeriksaannya kita ada dokter umum dan kandungan. Setelah mendapat pemeriksaan, para peserta juga diberikan obat gratis dengan keluhan yang disampaikan,” jelasnya.

Achmad berharap, adanya kegiatan ini warga yang kurang mampu dapat mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Nantinya kedepan kegiatan ini dapat digelar setiap tahunnya.

“Nanti akan dilakukan bergiliran dari masyarakat yang berada di wilayah yang berada di wilayah pelosok Gunungkidul. Dengan begitu, klinik ini dapat dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, Dukuh Karangtengah I, Subur Wahyudi menambahkan, masyarakat sekitar sangat antusias menyambut pengobatan gratis ini. Dan pihaknya juga berterimakasih, karena masyarakat miskin yang membutuhkan kesehatan dapat terpenuhi.

“Untuk ke depannya bakti sosial seperti ini diharapkan dapat dilaksanakan lagi,” imbuhnya.

Menurut Subur, dari segi jaminan kesehatan, di wilayahnya sudah terpenuhi sekitar 75 persen. Masyarakat kebanyakan mendapatkan kartu BPJS dari pemerintah. 

“Masih ada 25 persen yang belum mendapatkan jaminan. Untuk itu pemerintah desa segera mengajukan usulan agar mendapatkan jaminan kesehatan,” pungkasnya. (Nena)

harikesehatannasional

Related Post