Sebelum Ditangkap, Komplotan Geng Motor Brutal Sempat Bentrok Dengan Warga Pesisir

944 views

Belasan anggota geng motor diamankan (Foto : Doc)



Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Sebelum melakukan aksi brutalnya terhadap pengunjung di kawasan pantai Sepanjang, Kecamatan Tepus. Komplotan geng brutal yang ditangkap polisi beberapa waktu lalu sempat bersitegang dengan warga sekitar pesisir.

Menurut Ketua Pokdarwis Pantai Sadranan Wasdiyo, kasus kekerasan yang terjadi di wilayahnya juga terdengar oleh warga, sehingga secara spontan ikut melakukan penangkapan yang disertai bentrok dengan warga. Sebab hal tersebut dinilai sudah meresahkan warga, sehingga ketentraman warga menjadi terganggu.

“Sebelum penangkapan, kelompok geng motor tersebut juga sempat ribut dengan petugas parkir di pantai Sadranan karena tidak mau membayar uang parkir,” katanya, Selasa (25/10/2016).

Wasdiyo menjelaskan, penangkapan para anggota geng motor itu berjalan alot. Sebab, mereka juga sempat melarikan diri ke pantai lain. Namun, warga berhasil mengamankan sekitar belasan anggota geng motor. 

“Ada 13 orang yang ditangkap di Pantai Krakal, dua di Pantai Sadranan dan satu orang diamankan di Pantai Ngandong,” jelasnya.

Wasdiyo mengatakan, sebelum diserahkan ke petugas kepolisian. Warga sempat menginterogerasi para anggota geng motor tersebht. Dan diketahui bahwa kelompok genk motor ini masih ada kaitannya dengan peristiwa perkelahian di Pantai Poktunggal yang terjadi pertengahan 2015 lalu.

“Para pelaku sempat kita introgasi, salah satu anggota mengaku pernahbmelalukan hal itu,” pungkasnya. 

Untuk diketahui sebelumnya, komplotan geng mengamuk di kawasan Pantai Sadranan, Tepus mengakibatkan empat orang terluka dan masih menjalani perawatan medis. Mereka yang terlibat kericuhan saat ini diamankan di Polres Gunungkidul, Senin (24/10/2016).

Meski belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, namun dua orang berinisial A (17), dan F (17), masing-masing warga Sewon, Bantul mulai menjalani berita acara pemeriksaan. (Nena)

Related Post