Sebelum Nyoblos Pahami Dulu Perbedaan DPR, DPRD, DPD

69 views

Beda lembaga legislatif DPR, DPRD, DPD

Pada tanggal 17 April 2019 besok akan diadakan Pemilu serentak diseluruh wilayah Indonesia. Kita yang sudah mengantongi hak pilih tidak hanya akan mencoblos presiden dan wakilnya saja, tapi juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Kita memilih lembaga perwaklian tersebut fungsi sebagai penyalur aspirasi rakyat kepada pemerintah. Nantinya kita tidak hanya akan menerima 1 kertas suara saja, melainkan 5 jenis sekaligus untuk memilih Presiden dan wakil, DPD, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten.

Tapi faktanya sebagai warga negara, kita masih lebih sering fokus ke sosok kepala negara saja dan seringkali kurang memperhatikan dengan wakil kita sendiri di lembaga legislatif. Padahal, memilih anggota legislatif yang bijak dan mumpuni juga merupakan tanggung jawab kita. Bahkan mungkin masih banyak dari kita yang belumbegitu paham perbedaan lembaga-lembaga legislatif yang disebut di atas.

Berikut beda lembaga legislatif DPR, DPRD, DPD

1. DPR

Bisa dibilang DPR ini adalah perpanjangan tangan rakyat ke presiden. Tugasnya menampung dan menindaklanjuti aspirasi rakyat, yang tentu berkaitan dengan undang-undang atau kebijakan pemerintah. Selain itu, DPR juga berhak mengangkat duta besar dan menerima penempatan duta besar lain, mengangkat atau memberhentikan Komisi Yudisial (KY), dan memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

2. DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota

Kalau DPR berhubungan langsung sama presiden, lain halnya DPRD yang hubungannya sama pemimpin daerah masing-masing. DPRD Provinsi bekerja bersamagubernur/walikota, sedangkan DPRD Kabupaten bekerja bersama bupati. Tugas mereka menanganai segala hal terkait kebijakan daerah (Peraturan Daerah atau Perda). Selain itu, DPRD juga bisa mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian gubernur/walikota/bupati dan/atau wakilnya kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.

3. DPD

Sebenarnya yang paling jarang dipahami atau malah cenderung sering dilupakan itu adalah Dewan Perwakilan Daerah atau DPD. Padahal lembaga ini tidak kalah krusial dengan yang lain. Sebetulnya, DPR dan DPD ini layaknya saudara kembar, tapi tugas dan fungsinya berbeda. Jika DPR adalah wakil rakyat secara keseluruhan, kalau DPD ini merupakan wakil berbagai daerah (provinsi) di pemerintahan pusat.

DPD mewakili aspirasi kedaerahan dan mengkoordinasi hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, semacam “jembatannya”. Jadi yang menjadi tugasnya adalah masalah otonomi daerah, hubungan daerah dengan pusat, sampai problematika daerah di wilayah perbatasan, penggabungan atau pemisahan daerah, dan lain-lain.

Setiap provinsi punya DPD masing-masing, misalnya DPD untuk Provinsi DKI Jakarta, DPD untuk Provinsi DIY, Tengah, Timur, dan seterusnya. Semua utusan dari tiap provinsi itu berkumpul di ibukota dan membentuk yang namanya lembaga DPD RI.

Nah, inilah sedikit ulasan tentang perbedaan DPD, DPR dan DPR. Jangan lupa gunakan hak pilih kita pada tanggal 17 April 2019 sesuai hati nurani kita. Pilihlah wakil rakyat kita yang bijak dan mumpuni serta dapat menjadi jembatan aspirasi rakyat kepada pemerintah. (Falentina)

Related Post