Sejumlah Desa Kebingungan Gara-gara Ini

286 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sejumlah desa di Gunungkidul mengaku kebingungan untuk pelaksanaan dana desa untuk program padat karya tunai.

Kepala Desa Pacarejo, Semanu Suhadi mengatakan, banyak faktor yang membuat program dana desa belum dapat direalisasikan.

Permasalahan pertama, hingga saat ini, belum ada aturan resmi berupa peraturan bupati sebagai petunjuk dalam pelaksanaan.

“Hingga sekarang kami masih menunggu perbup itu,” kata Suhadi saat dihubungi wartawan, Kamis (29/3/2018).

Menurut dia, permasalahan dalam pelaksanaan dana desa untuk padat karya tidak hanya menyangkut masalah regulasi. Suhadi mengungkapkan, seluruh kegiatan di 2018 sudah dituangkan dalam APBDes dan sudah mulai berjalan.

Oleh karenanya, untuk memasukkan kegiatan dana desa untuk padat karya harus mengubah program di APBDes. Namun demikian, lanjut Suhadi, proses tersebut tidak mudah karena harus memulai dari awal seperti pelaksanaan musyawarah desa hingga penyusunan ulang Rencana Kegiatan Pemerintaha Desa (RKPDes).

“Proses ini tidak mudah, apalagi dalam kebijakan program padat karya ada kuota yang harus dipenuhi sehingga harus mengubah APBDes secara total. Kalau ini sampai terjadi, maka pemdes akan bekerja dua kali,” ucap Suhadi. (Heri)

Related Post