Sejumlah Ormas Sepakat Bentuk Forum Kebhinekaan

image

Foto: Istimewa

Gunungkidulpost.com – Saptosari -Perkokoh rasa persatuan dan kesatuan antar ormas yang ada di wilayah Kecamatan Saptosari, ormas yang tergabung dalam forum Ansor, Banser, Senkom, Tagana, SAR, Destana, Jaga Warga, hingga KSB, membentuk Forum Kebhinekaan,  Rabu, (26/7/2017) di Aula Kantor Camat Saptosari.

Hadir dalam acara ini, Muspika Kecamatan Saptosari, semua ketua ormas, serta Kepala Desa, 70 personil dari perwakilan ormas  di wilayah Saptosari.

Camat Saptosari, Jarot Hadi Atmaja, MS.i dalam sambutannya menyatakan bahwa kondisi bangsa saat ini perlu disikapi dengan memperteguh persatuan antar elemen bangsa.

“Kebhinekaan yang ada di tengah masyarakat baik perbedaan suku, ras, agama, pilihan politik maupun pilihan  ormas bukan suatu alasan untuk perpecahan, tetapi khasanah untuk saling menguatkan dan mengisi pembangunan negeri ini,” jelas Jarot.

Forum Kebhinekaan Saptosari dibentuk untuk meneguhkan NKRI dan Pancasila. Sehingga semua ormas yang ada di wilayah kecamatan Saptosari harus bersatu dan saling menjaga stabilitas bangsa dengan memperkuat nilai-nilai pancasila.

Pengukuhan Forum Kebhinekaan sebagai langkah awal menyatukan langkah dan pandangan dalam kehidupan  bela negara guna menjaga tegaknya kedaulatan NKRI dan Pancasila harga mati.

“Kedepannya forum ini akan di bekali dengan pemantapan wawasan negara dan 4 pilar kebangsaan,” tegas Jarot.

Sementara itul Luqman Ismail, S.Pdi, Ketua Forum Kebhinekaan Saptosari (FKS) kala membacakan deklarasi bersama ini menyebutkan pada intinya seluruh ormas berjanji untuk mengamalkan Pancasila dan UUD 1945.

“Dengan forum ini sekaligus kita menangkal masuknya faham-faham negatif yang merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat maupun NKRI,” jelasnya.

Forum juga menjadi mitra pemerintah dengan melaksanakan kegiatan positif tanpa pamrih, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif.

“Saya berharap, semua anggota FKS dapat menjadi contoh dan teladan yang baik bagi seluruh masyarakat,” pungkas Luqman. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post