Sejumlah Perangkat Desa Dadapayu Mogok Kerja, Sepakat Kades Lengser

786 views

Penanda tanganan mogok kerja oleh perangkat desa (Foto : Nena)

Gunungkidulpost.com – Semanu – Sejumlah perangakat desa di desa Dadapayu kecamatan Semanu sepakat sepakat untuk melakukan aksi mogok kerja. Hal ini dilakukan, sebagai bentuk protes terhadap kades setempat, Rukamto atas dugaan pungli, yang enggan mundur dari jabatannya.

Uapaya mediasi sebelumnya tidak membuahkan hasil. Pasalnya, Rukamto tetap bersikukuh untuk mundur dari jabatanya. Maka dari itu, perangkat desa tetap satu suara meminta hingga kades di pecat oleh Bupati Gunungkidul.

Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Desa Dadapayu, Sunoto mangaku, aksi mogok  dilakukan atas desakan masyarakat. Yang tidak menginginkan, roda pemerintahan dipimpin oleh Rukamto. Meski belakangan ini masyarakat resah adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh Rukamto, dengan begitu aksi mogok ini tidak akan berhenti hingga Rukamto mundur dari jabatannya.

“Kami tetap sepakat tidak masuk kantor mulai hari ini dan kami juga tidak mau diperintah lagi oleh Rukamto,” katanya, Kamis (10/11/2016).

Sunoto menjelaskan, aksi mogok ini dilakukan oleh seluruh perangkat Desa mulai kepala dusun, BPD, Kaur maupun kabag. Dengan begitu nantinya pelayanan akan terhenti selama Rukamto mundur dari jabatannya.

“Kita tidak tahu sampai kapan. Yang jelas kami mogok kerja sampai Rukamto mundur dari jabatannya. Seluruh kunci kantor sudah kita serahkan juga ke Rukamto,” jelasnya.

Sementara itu, Arif Aditya mengatakan, jika sejak adanya kasus tersebut komunikasi perangkat Desa dengan Kades terus memburuk. Hingga akhirnya seluruh perangkat desa sepakat menandatangani surat pernyataan mogok kerja.

“Hubungan Kades dengan perangkat Desa saat ini semakin tidak bagus. Untuk itu mereka menadatangani surat perjanjian di depan seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, ratusan masyarakat di desa Dadapayu, kecamatan Semanu kembali geruduk balai desa setempat, kamis (10/11/2016).  Kedatangan mereka kali ini, menutut kepala desa Rukamto agar dapat diadili secara hukum yang berlaku. (Nena)

Related Post