Sejumlah Sekolah Tak Layak Pakai Batal Direnovasi

507 views

Ilustrasi.net



Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemangkasan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) menyebabkan sejumlah sekolah di Gunungkidul yang layak direnovasi terancam gagal. Hal itu menuai kekecewaan di dunia pendidikan.

Salah satu kepala sekolah di Tanjungsari yang enggan disebut namanya mengatakan, pemengkasan anggaran melalui DAK membuat program renovasi sekolah yang direncanakan pada bulan Agustus lalu terancam gagal terlaksana. Padahal pihaknya sudah mengeluarkan anggaran sebesar kurang lebih Rp 300 ribu untuk biaya pembuatan rekening sekolah. Namun hingga kini progam tersebut tak kunjung terlaksana. 

“Dulu kami diundang ke dinas, katanya akan mendapatkan bantuan renovasi bangunan kelas dan syaratnya menyediakan Rp 300 ribu, namun sampai sekarang tak ada kabarnya,” katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com, Minggu (11/9/2016).

Dirinya mengaku, kecewa dengan sikap pemerintah yang semaunya sendiri main pangkas anggaran. Sebab menurutnya, program renovali tersebut sangat penting dilakukan, lantaran bangunan sekolah sudah 20 tahun lebih tak pernah dilakukan renovasi.

“Renovali bangunan sekolah kan sangat penting, seharusnya Pemkab tak main pangkas saja dong. Lihat bangunan sekolah kami sudah mau roboh, apa harus menunggu roboh dulu??” ucapnya dengan nada kesal.

Sementara itu, Sekertaris Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid mengaku, pihaknya tak bisa berbuat banyak mengenai alokasi anggaran yang diusulkan oleh dinas. Hal tersebut merupakan wewenang Pemkab, sehingga dirinya berharap adanya alokasi anggaran lain untuk bisa melakukan renovasi di berbagai sekolah yang perlu dilakukan rekab fisik.

“Kami terus berusaha mengusulkan ke Pemkab, supaya sekolah yang perlu direhab segera terealisasi,” paparnya. (Bayu)

Related Post