Sekolah Pinggiran Kekurangan Murid

45 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Salah satu dampak dari sistim zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Gunungkidul yakni membludaknya pendaftaran di beberapa sekolah negeri di perkotaan tetapi di beberapa sekolah pinggiran juga mengalami kekurangan murid.

Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Kisworo mengatakan, memang saat ini belum ada laporan terkait sekolah di perkotaan mengalami surplus pendaftar.

“Data yang didapat sementara adalah sekolah menerima murid sesuai dengan kuota,” terangnya, Senin(9/7/2018).

Akan tetapi, ia mengakui untuk sekolah SMP yang berada dipinggiran mengalami kekurangan murid seperti di SMP N 4 Patuk, SMP N 4 Nglipar, SMP N 3 Tepus, SMPN 1 Gedangsari.

Sebelumnya memang telah diprediksi bahwa sekolah tingkat SMP akan mengalami kekurangan murid pasalnya dari data kelulusan SD ada sebanyak 9.222 murid sedangkan jumlah kursi yang tersedia di SMP/MTs sebanyak 11.700.

Dari data tersebut ada minus sebesar 2.478 tetapi hal tersebut tidak akan mempengaruhi kegiatan belajar mengajar, dan akan masuk pada 16 juli mendatang.

Disinggung mengenai seragam sekolah pihaknya hanya menentukan seragam sekolah berwarna biru putih untuk SMP. Selebihnya kebijakan sekolah seperti seragam pramuka, seragam olahraga, seragam identitas sekolah.

“Prinsipnya jangan sampai pengadaan baju seragam membebani orangtua murid,”kata Kisworo.

Dengan demikian, maka tujuan awal kegiatan belajar mengajar tidak berubah maknanya gara-gara seragam sekolah, yang terpenting peserta didik nyaman dalam kegiatan belajar mengajar.

“Pelaksanaan PPDB dengan sistem zonasi pada tahun ini segera akan dievaluasi,” ucapnya.

Semoga kedepan kualitas dari sekolah didaerah pinggiran kedepan dapat semakin bersaing dengan sekolah yang berada di kota. (Santi)

Related Post