Sekolah Siaga Bencana Dikukuhkan

51 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Tiga sekolah di Kabupaten Gununungkidul dikukuhkan menjadi Sekolah Siaga Bencana (SSB) pada Rabu (10/10). Jumlah tersebut menambah jumlah SSB yang ada di Bumi Handayani menjadi delapan sekolah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan ketiga sekolah yang dikukuhkan menjadi SSB tersebut yakni SMK N 2 Gedangsari, SMK N 1 Purwosari dan SMK N 1 Tanjungsari.

Sementara sekolah yang telah dikukuhkan sebelumnya adalah SD N Buyutan, SMP N 3 Ponjong, SMA N Ngawen, SMA N 1 Patuk, SMP N 3 Nplipar dan SMK N 1 Ngawen.

“Ketiga sekolah yang hari ini dikukuhkan memang berada di kawasan rawan bencana,” kata Edy.

Edy mengatakan, SMK N 2 Gedangsari rawan bencana gempa bumi dan tanah longsor, sementara untuk SMK N 1 Purwosari gempa bumi dan SMK N 1 Tanjungsari rawan banjir.

Untuk anggaran pembentukan SSB ini seluruhnya dicover oleh BPBD Provinsi. Termasuk dalam hal penentuan sekolah dan segala teknisnya. Sementara untuk BPBD Gunungkidul hanya melakukan koordinasi dan membantu pelaksanaan program seperti ini.

Hal ini lantaran BPBD Gunungkidul berfokus dalam program pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang memakan anggaran sekitar Rp100 juta untuk dua desa dalam setahun.

Kepala SMK N 1 Tanjungsari, Sudiyarto, mengatakan pengukuhan SSB bagi sekolahnya ini penting.

Menurutnya dengan adanya pengukuhan ini, pihaknya bisa lebih siap jika suatu saat nanti terjadi bencana.

“Pengkuhan ini sangat penting selain kita siap menghadapi bencana juga menambah wawasan dan pengetahuan,” tutup dia. (Santi)

Related Post