Selama Ramadhan, Jam Palayanan Pajak Dikurangi

image

KPP Pratama Wonosari (Foto: Santi)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sejak awal bulan puasa Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Wonosari melakukan pengurangan jam kerja pada pegawai dan juga jam pelayanan kepada wajib pajak.
Hal ini disampaikan oleh Budi Prasetyo, Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Wonosari.

“Selama bulan puasa ini, kantor kita hanya buka sampai pukul 15.00 Wib saja, begitu juga dengan pelayanan, kita tidak melayani untuk wajib pajak yang datang pada waktu yang mepet,”jelas Budi kepada Gunungkidulpost, Rabu,(31/5/2017).

Karena waktu tutup kantor lebih awal, Budi menghimbau kepada masyarakat untuk datang lebih awal. Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa para pegawai pelayanan pajak tetap bekerja seperti biasa, hanya waktu kerjanya saja yang dikurangi.

“Soal penggalian potensi, kegiatan fisik wajib pajak, hingga bagian penagihan tetap bekerja seperti biasa yaitu untuk mendatangi wajib pajak untuk menyampaikan surat paksa atau surat teguran,”jelas Budi.

Budi berharap, semua tetap semangat di bulan Ramadhan ini untuk mencapai target. Apalagi belum lama ini KPP Pratama juga mendapat kunjungan dari Direktorat Jendral Pajak DIY, Ken Dwi Jugiastiadi yang pada intinya beliau memberikan semangat dan mensuport para pegawai payanan pajak untuk tetap semangat dalam bekerja meski targetnya cukup tinggi namun tetap optimis mencapai target yang ditentukan.

Kemudian Budi juga menghimbau kepada para wajib pajak, apabila ada diantara mereka yang sudah mengikuti tax amnesty namun belum menerima surat keterangan bisa melakukan permintaan cetak ulang ke KPP Pratama Wonosari.

Terpisah, Taufiq, Kepala KPP Pratama juga menyampaikan bahwa, selain kunjungan dari Dirjen Pajak, juga ada kunjungan ahli IT dari Polda Metro Jaya, Jakarta. Yang mana mereka bertugas untuk mengkroscek, mengecek  alat- alat yang yang berkenaan dengan teknologi, informasi dan momunikasi.

“Mereka mengecek benar tidaknya spesifikasi alat-alat kita, apakah sudah difungsikan secara benar, kemudian mereke juga mengklarifikasi maintenance-nya, rutin atau tidak dilaksanakannya sehingga alat benar- benar bisa berfungsi normal,”paparnya.

Menurut taufiq, hal itu sangat perlu dilakukan karena semua pekerjaan di KPP Pratama ini sangat bergantung pada alat-alat tersebut. Harapannya dengan adanya pengecekan semacam ini semua alat bisa digunakan sesuai fungsinya dan tidak ada kendala apa-apa. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post