Sempat Dirundung Isu Antraks, Hasil Pemeriksaan Tim Dokter Dinyatakan Negatif

104 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Terkait penemuan bakteri anthraks pada hewan sapi di wilayah Kecamatan Karangmojo beberapa waktu lalu, Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul langsung mengambil sample pemeriksaan terhadap dua orang warga Kecamatan Karangmojo untuk mengetahui sampai dimana penyebaran penyakit ini.

“Hasilnya, sample pemeriksaan terhadap manusia adalah negatif anthraks,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty Senin,(27/5/2019).

Dewi menyampaikan, dua orang yang diambil sample untuk dilakukan pemetiksaan diantaranya warga Grogol, pemilik ternak sapi dan seorang warga Gedangrejo yang merupakan pemilik jagalan khususnya sapi.

Selain melakukan pemeriksaan, sejumlah langkah antisipasi terus dilakukan pasca positifnya kematian hewan-hewan ternak akibat spora anthrax tersebut diantaranya melakukan penyuluhan kepada masyarakat sekitar untuk menerapkan prilaku hidup sehat.

“Jangan memakan daging sapi mati, seperti keracunan ataupun mati mendadak. Karena daging sapi tersebut bisa jadi mengandung bakteri yang berbahaya bagi tubuh manusia,”tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto menambahkan, sejauh ini bedasarkan pemeriksaan dan pengujian yang dilakukan, untuk wilayah Semanu dan Nglipar hewan ternak masih dalam kondisi aman dan negatif.

“Baru dua kecamatan itu yang sudah muncul hasilnya, hasil dari masing-masing wilayah belum keluar,dan kami terus melakukan monitoring ke lapangan untuk mengetahui perkembangannya,” katanya. (Santi)

Related Post