Serangan Anjing Hutan Masih Mengancam, Warga Diminta Waspada

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Girisubo –
Walaupun serangan anjing hutan di Desa Purwodadi, Kecamatan Girisubo kini mulai berkurang. Namun, masyarakat diminta tetap berwaspada karena potensi serangan masih saja mungkin terjadi.

Serangan anjing hutan di Desa Purwodadi, sudah sering terjadi karena peristiwanya hampir terjadi di setiap tahun. Biasanya, potensi serangan terjadi saat di musim kemarau.

“Serangan tidak ada yang tahu karena terjadi di malam hari. Adapun serangan memiliki ciri yang hampir sama karena ada luka gigit di bagian leher atau perut pada hewan kambing yang mati,” ungkap Kepala Seksi Pemerintahan Desa Purwodadi Suyanto, Kamis (7/9/2017).

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Suseno Budi mengatakan, pihaknya belum lagi menerima laporan tentang serangan anjing hutan. Untuk sementara ini, data serangan baru terjadi di wilayah Tanjungsari dan Tepus.

“Belum ada tambahan sehingga datanya masih sama,” kata Suseno.

Meski demikian, Suseno meminta kepada masyarakat, khususnya di wilayah pesisir tetap berwaspada karena potensi serangan tetap mengintai. Menurut dia, serangan anjing hutan sering terjadi di sejumlah kecamatan mulai dari Purwosari, Panggang, Saptosari, Tanjungsari, Tepus, Girisubo dan Rongkop.

“Hampir setiap tahun ada serangan dan ini terjadi saat musim kemarau. Jadi warga harus tetap berwaspada,” imbuhnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post