Serangan Ubur-ubur Jadi Perhatian Khusus

34 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Ubur-ubur yang mulai menjamur di kawasan pantai selatan Gunungkidul menjadi perhatian khusus dikalangan semua pihak.

Untuk itu, wisatawan yang hendak berkunjung ke pantai selatan Gunungkidul diimbau lebih berhati-hati.

Terhitung dalam tiga hari terakhir dua kasus sengatan ubur-ubur telah terjadi. Kasus pertama terjadi pada Rabu (13/06/2018) siang kemarin yang menimpa Danifa, 6. Wisatawan lokal asal Karang Duwet, Kecamatan Wonosari ini tersengat di bagian tangan saat dirinya berwisata di Pantai Kukup.

Akibat sengatan tersebut, korban mengalami sesak nafas dan harus dilarikan ke Pos Kesehatan Pantai Baron.

Sementara itu untuk kasus kedua terjadi pada Kamis siang kemarin. Korbannya lagi-lagi menimpa seorang bernama anak bernama Afis,9. Wisatawan asal Bantul ini juga tersengay ubur-ubur di Pantai Kukup.

Menangapi hal itu, Ketua Sat Linmas SAR Istimewa Wilayah II, Marjono mengatakan, dari hasil penyisiran sejauh 150 Mil yang dilakukan pihaknya di sekitar pantai selatan pada beberapa waktu lalu.

“Muncul ubur-ubur yang dikenal masyarakat dengan sebutan impes ini sangat meresahkan pengunjung maupun petugas lainnya,” ujarnya Jumat (15/6/2018).

Menurut dia, munculnya ubur-ubur sangat menganggu wisatawan yang sedang menikmati liburan di kawasan pantai.

Lebih lanjut, Marjono mengungkapkan serangan ubur-ubur mirip dengan sengatan kalajengking. Hal tersebut tentu dapat membuat wisatawan merasakan sakit nyeri.

“Kita membutuhkan alkohol dan oksigen sebagai pengobatan pertama,” imbuhnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengimbau kepada wisatawan untuk tidak takut berwisata ke Gunungkidul terlebih di wilayah pantai. Selama tetap mewaspadai binatang tersebut semuannya akan aman.

“Semua pasti aman asal kita lebih berhati-hati,”tutupnya. (G1)

Related Post