Sertifikasi Guru, DAU, DAK Resmi Ditunda

508 views

Ilustrasi.net


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah pusat telah resmi memotong anggaran sebesar Rp 203,2 miliar terhadap Kabupaten Gunungkidul.Pemotongan tersebut meliputi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, Dana Alokasi Umum (DAU), dan Tunjangan Profesi Guru.


Pejabat Sekretaris Daerah Gunungkidul, Supartono mengatakan, pihaknya telah menerima tiga surat edaran dari pemerintah pusat terkait pemotongan anggaran. Ketiga surat tersebut meliputi surat edaran nomor 10/MK.07/2016 tentang pemotongan DAK sebesar 10 persen, sedang DAU tertuang dalam PMK No.125/2016 dimana anggaran Rp 138 miliar ditunda pencairannya. Sementara untuk tunjangan profesi guru dituangkan dalam SE DJKP S-579/PK/2016.

“Sejauh ini ada tiga surat edaran yang telah resmi dikirim oleh pemerintah pusat,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Rabu (31/8/2016).

Menurut Supartono, dengan adanya pemangkasan anggaran, dirinya berusaha untuk meningkatkan sektor pendapatan Asli Daerah. Hal itu dipilih untuk memenuhi kebutuhan anggaran belanja di tingkat Kabupaten Gunungkidul.

“Ya harus berusaha memaksimalkan pendapatan Asli Daerah, untuk meningkatkan oini” paparnya.

Supartono menambahkan, pemotongan anggaran yang dilakukan pemerintah pusat masih terus bertambah. Sebab pemotongan diprediksi menyasar pada lima sektor yakni, DAK, DAU, ADD, Dana Bagi Hasil, serta Tunjangan Guru.

“Kebijakan pemerintah pusat, nantinya ada lima anggaran yang akan dipangkas untuk Kabupaten Gunungkidul,” ucapnya. (Bayu)

Related Post