SID Jadi Sasaran Audit BPK

23 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sistem Informasi Desa (SID) yang sudah diterapkan oleh Kabupaten Gunungkidul mulai dilirik oleh banyak pihak.

Melihat efektivitas dan akuntabilitas SID ini, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pada Rabu (7/11/2018) kemarin melakukan kunjungan ke Gunungkidul.

Kepala Inspektorat Kabupaten Gunungkidul, Sujarwo mengatakan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda BPK pusat untuk mengaudit di Kementrian Desa, sedangkan di Gunungkidul dijadikan sampel lapangan khususnya penerapan SID.

“Dalam kegiatan tadi kami diminta untuk memaparkan SID yang sudah berjalan di Gunungkidul apakah berjalan baik atau tidak, jika berjalan baik maka akan dijadikan program nasional,” katanya.

Sujarwo mengatakan dari hasil audit akan dijadikan bahan rekomendasi penyebaran SID secara Nasional, Gunungkidul dipilih lantaran secara nasional telah diakui mampu menjalankan SID di 144 desa.

“Yang dijadikan sampel kali ini ada 4 desa yang diminta memaparkan terkait SID,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengklaim bahwa Gunungkidul menjadi pioner penggunaan SID.

“Saya mengatakan itu karena SID diresmikan di Gunungkidul sejak 2016, baru Gunungkidul yang menerapkan SID meliputi seluruh desa,” kata Immawan.

Selain itu fungsi SID adalah untuk menangkal berita bohong di masyarakat desa karena dengan membuka SIDmasyarakat dapat melihat langsung berapa anggaran yang masuk, dan informasi lainnya.

“Ada banyak dampak positif, banyak informasi yang dapat dilihat oleh masyarakat berupa transparansi anggaran,” jelasnya.

Kedatangan BPK sendiri untuk melihat efektifitas serta akuntabilitas SID yang diterapkan ini. (Heri)

Related Post