Sisa Dana BOS Jadi Faktor Utama Kenaikan APBD Perubahan

image

(Foto: Doc Gunungkidulpost.com)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama kalangan anggota dewan telah menyepakati rencana APBD Perubahan di tahun 2017.
APBD Kabupaten Gunungkidul mengalami kenaikan sebesar Rp70,6 miliar.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah Gunungkidul Putro Sapto Wahyono mengatakan, dalam pembahasan APBD Perubahan 2017 terdapat perubahan plafon anggaran yang dimiliki pemkab, mulai dari dana perimbangan dari Pemerintah Pusat hingga penetapan target Pendapatan Asli Daerah di tahun  ini.

“Semua sudah disahkan dan tinggal kami menyerahkan ke provinsi untuk dilakukan evaluasi,” kata Putro kepada wartawan, Jumat (6/10/2017).

Menurut dia, target pendapatan hanya sebesar Rp192.374.661.747,09, namun dalam APBD Perubahan dilakukan penyesuaian sehingga targetnya naik menjadi Rp263.017.048.900,14.

“Total naiknya ada sekitar Rp70.642.387.153,05,” ungkapnya.

Putro menjelaskan, kenaikan target PAD disebabkan oleh beberapa faktor. Selain adanya program intensifikasi pajak dan retribusi, kenaikan juga terjadi karena adanya pemberian sisa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

“Dana BOS sangat membantu, meski nantinya anggaran tersebut langsung digunakan untuk kegiatan di sekolah,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post