Sisakan Uang Saku Untuk Bantu Air Bersih

image

Puluhan Siswa Menyalurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Pesisir. (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Tepus – Kurangnya air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ternyata masih sangat minim ditengah pesatnya kemajuan pembangunan kabupaten gunungkidul.

Berbagai suplay baik dari Pemkab maupun swasta ternyata masih ada warga masyarakat yang merasakan sulitnya mendapatkan air bersih.

Hal ini yang menjadi pertimbangan utama sebanyak 97 siswa SMP Kanisius Wonosari untuk bergerak membantu masyarakat di Blekonang l dan ll Kecamatan Tepus yang tengah dilanda kekeringan.

“Sesuai dengan visi misi sekolah kita adalah menjadi pendidik anak lndonesia agar cerdas berkarakter, maka kami mengajak para siswa untuk pedulu terhadap sesama dan lingkungan,” kata Kepala Sekolah SMP Kanisius Wonosari Yohanes Nugraha saat dihubungi Gunungkidulpost.com, Jumat (25/8/2017).

Menurut dia, para siswa mulai memiliki gagasan untuk saling membantu dan  memberikan droping air bersih ketika mendengar dan membaca berita tentang permasalahan di daerahnya. Sehingga ide dan gagasan tersebut murni muncul dari para siswa guna melakukan penggalangan dana untuk mengirimkan belasan tangki bagi warga pesisir.

“Kegiatan ini murni Inisiatif dari siswa, dan sekolahpun merespon positif kegiatan ini. Jadi sekolah tinggal mendukung dan  mewujudkan harapan mereka,” ucapnya.

Yohanes Nugraha menuturkan, pengumpulan dana tersebut didapat lantaran siswa secara sadar menyisihkan uang saku, menabung beberapa hari untuk bisa terlaksananya kegiatan ini.

Kegiatan ini pun direncanakan akan diselenggarakan dalam beberapa tahap, yang harapannya akan dilaksanakan di tempat yang berbeda.

“Ini murni dari menyisakan uang saku tiap harinya. Dan total ada 12 tangki air yang akan kami drop di tiga tempat yang berbeda,” tuturnya.

Sementara itu salah satu guru pendamping Aria, menyampaikan kegiatan sosial ini sekaligus sebagai media pembelajaran para siswa untuk berempati dan berbelarasa. Dia berbarap dengan adanya kegiatan ini masyarakat mampu merasakan wujud kepedulian siswa untuk saling berbagi dan membatu satu sama lain.

“Harapan kami, sedikit meringankan beban saudara kita yang dilanda kekeringan. Selain itu sekaligus sebagai  pembelajaran pada siswa untuk bisa berempati dan berbelarasa, ketika sesama manusia di sekitarnya membutuhkan bantuan,” imbuh Aria.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul Bahron Rasyid mengaku bangga mendengar adanya kegiatan bakti sosial yang muncul dari inisiatif siswa yang masoh duduk di bangku SMP. Dia berharap sikap sisial terhadap sesama akan semakin ditumbuh kembangkan oleh para siswa hingga tercipta karakter anak untuk terus berbagi dan membantu terhadap sesama manusia.

“Bagus dan perlu dicontoh kegiatan sosial yang dilakukan oleh siswa SMP Kanisius. Semoga dapat dikembangkan oleh siswa yang lainnya,” tutup Bahron. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post