Slewengkan Dana Desa, Oknum Perangkat Ditetapkan Jadi Tersangka

32 views

Gunungkidulpost.com – Ngawen – Setelah memakan waktu hampir satu tahun akhirnya Polres Gunungkidul menetapkan oknum perangkat desa, SW, (55) di Desa Beji, Ngawen sebagai terangka dalam kasus dugaan korupsi dana desa pada akhir 2017 lalu.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan saksi ahli perkara pidana terhadap SW.

Sejumlah pemeriksaan lanjutnya telah dilakukan guna mendalami kasus penyimpangan dana desa itu.
Meski bukti pemeriksaan belum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri namun SW oknum perangkat desa telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kalau sudah P21 akan kami segera Informasikan,” ucap Riko, Minggu (16/9/2018).

Kasus penggelapan dana ini bermula dari terhentinya pembangunan 14 dusun di Desa Beji melalui program dana desa pada 2017 lalu. Musababnya, dana desa senilai hampir Rp 400 juta yang dibawa SW hilang tanpa jejak. Sebelumnya SW yang menjabat sebagai bendahara ditugaskan pemerintah Desa Beji untuk mengambil uang tersebut di bank.

Dari pengakuan SW, uang itu hilang setelah ia makan sate. Oleh pihak desa lalu dibuat surat perjanjian yang isinya tersangka harus mengembalikan uang.

“Tersangka tak sanggup mengembalikan uang tersebut akhirnya ditetapkan sebagai tersangka,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Gunungkidul Iptu Wawan Anggoro menjelaskan SW mengaku mendadak hilang ingatan atau tidak sadar saat makan sate di salah satu warung di Gunungkidul setelah ia mengambil uang di hari kedua.

“Dihadapan petugas SW mengaku baru sadar saat berada di Purworejo, Jawa Tengah,” pungkasnya. (Bayu)

No related post!