SMA Muhammadiyah AL-Mujahidin Terapkan Program ‘Sister School’

539 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – SMA Muhammadiyah AL-Mujahidin Wonosari yang terletak di Ledoksari, Kepek, Wonosari, mendapat kunjungan dari sekolah SMK Paya Kemunting Malaysia, pada Senin (4/2/2019) siang.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah AL-Mujahidin Wonosari, Wahyudi Syakuri mengatakan, kunjungan sejumlah kurang lebihnya 16 rombongan dari SMK Kemunting, Malaysia, terdiri dari unsur kepala sekolah dan siswa tersebut bagian dalam salah satu Program “Sister School Program” bertujuan agar bisa dikenal oleh sekolah di Negeri seberang.

“Rencana diantara bulan November-Desember, kami juga akan mengadakan kegiatan seperti itu yang akan dilaksanakan ke Malaysia, Singapura dan Thailand, dan tiga negara itu menjadi tujuan kami,” katanya.

Ia mengatakan, ditahun 2019 ini, program sudah disosialisasikan saat penerimaan raport di semester I kemarin. Diantaranya program untuk mengenalkan destinasi wisata di Indonesia terutama di Kabupaten Gunungkidul itu sendiri. Sehingga dengan ramainya destinasi wisata baik lokal maupun mancanegara bisa dikenal oleh negeri seberang.

“Alhamdulilah, dengan bantuan semua pihak dari siang hingga jelang malam kita bisa lakukan shering program SMK Kemunting juga sekolah kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wahyudi menjelaskan, Program “Sister School Program” salah satunya adalah pembelajaran berbasis Android, yang mana pembelajaran berkaitan dengan absensi siswa, sehingga disaat siswa masuk sekolah dengan menggunakan fingger langsung terkoneksi dengan pihak sekolah dan orang tua. Selanjutnya untuk yang kedua pembelajaran di kelas.

Jika saat guru melakukan kegiatan dinas diluar, namun dengan adanya program Edu’nu tersebut siswa-siswi dapat terakses dari aplikasi tersebut sehingga dapat terpantau guru dan orang tua.

“Ya itu semacam aplikasi khusus yang terkoneksi oleh internet, dan dari 3 stikholder guru siswa orang tua 24 jam bisa mengetahui kegiatan di kelas,” jelasnya.

Pihaknya berharap, kedepan karena sekolah SMK Muhammadiyah AL-Mujahidin adalah salah satu bagian dari sekolah yang saat ini notabenya berkembang. Bahkan mulai tahun ajaran 2018-2019 ini, pihaknya sudah menerapkan pembelajaran yang notabnya berbeda dengan sekolah-sekolah lain baik itu sekolah negeri maupun swasta.

“Dengan jaminan pembelajaran berbasis android ini akan menjadi salah satu trobosan unggulan yang notabenya belum banyak yang mengakses baik itu sekolah negeri maupun swasta, seperti itu,” pungkas Wahyudi. (Heri)

Related Post