SMP N 3 Playen Bangga Kenakan Batik Buatan Siswa

263 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Meski motif hampir sama, namun baju batik yang dikenakan oleh siswa SMPN 3 Playen, Gunungkidul, di setiap hari Rabu berwarna warni. Oleh pihak sekolah siswa wajib menggunakan batik buatan siswa menjadi seragam sekolah.

Dengan perpaduan batik cap dan pewarnaan sendiri mereka berkreasi sesuai dengan kesepakatan, sehinga antar kelas warna seragam berbeda.

Guru Seni Rupa SMP N 3 Playen, Agus Supriyono mengatakan, pembelajaran batik merupakan mata pelajaran yang wajib, pasalnya, batik merupakan warisan dari nenek moyang yang harus dilestarikan keberadaannya.

“Sudah sejak 5 tahun lalu kami memulai membatik dengan berkreasi membatik baju menjadi seragam sekolah, dan itu memang sudah disesuaikan kurikulum pelajaran,” ucapnya saat ditemui di ruangnya, Rabu (27/3/2019) siang.

Ia mengatakan, dari proses pertama siswa akan mempelajari teori membatik, mulai dari menggambar di kertas untuk uji coba, setelah penggambaran usai, dengan hasil yang cocok, lalu penggambaran mulai dilakukan di kain yang sudah disediakan.

Proses mencanting, lanjut Agus, dengan bahan malam panas yang di panasi di atas kompor. Setelah itu, proses selanjutnya dengan pewarnaan menggunakan remasol dan direndam menggunakan air panas semalam.

Batik yang dibuat pun dengan kreasi masing-masing siswa. Dengan perpaduan batik cap dan pewarnaan sendiri mereka berkreasi sesuai dengan kesepakatan, sehinga antar kelas warna seragam berbeda-beda,

“Setelah melalui proses tersebut, nanti tinggal menjemur, tetapi jangan di terik matahari, karena warnanya akan pudar. Kita jemur di tempat yang teduh nanti akan kering sendirinya,” katanya.

Ia menambahlan Keterampilan membatik perlu diajarkan di sekolah. Siswa di sekolah memiliki kesempatan yang cukup untuk mewarisi nilai budaya, termasuk membatik. Maka keterampilan membatik harus didukung sekolah dan gurunya.

“Guru yang dilibatkan juga harus menguasai kurikulum dan teknik mengajarnya. Sehingga proses membatik menjadi proses pendidikan yang diharapkan bisa melatih siswa, dengan bekal untuk masa depannya,” pungkasnya. (Heri)

Related Post