Sosialisasi Jajanan Aman dan Sehat, Hati-hati Gunakan Bahan Kimia

image

Sosialisasi Jajanan Sehat dan Aman di Aula Disdikpora Gunungkidul. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari –  Sebagai bentuk peningkatkan mutu dan keamanan pangan terhadap anak, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Gunungkidul menggelar sosialisasi jajanan sehat bagi 473 SD Negeri dan Swasta se-Gunungkidul.

Sekertaris Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan,  pangan merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan manusia, dan harus memenuhi ketersediaannya sehingga mencukupi, berkualitas baik, kuantitas serta keamanannya terjamin.

“Hal ini merupakan bagian aksi nawa cita yang merupakan program presiden Joko Widodo termasuk dalam meningkatkan kedaulatan pangan dan kemandirian pangan dalam aspek keamanan pangan serta pengawasannya.” tuturnya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (22/5/2017).

Pihaknya telah menetapkan rencana strategis yang dijabarkan dari lembaga Badan Ketahanan Pangan Pusat melalui program peningkatan pangan dan hal ini diharapkan dapat mendukung terjaminnya bahan pangan yang aman serta berkualitas melalui peningkatan nilai gizi yang lebih baik.

Ditambahkannya, untuk memastikan bahwa pembinaan keamanan pangan di sekolah berjalan dengan baik dan berkesinambungan, maka diperlukan langkah pengawasan yang independen dan terpisah dari fungsi pembinaan.

“Pengawasan keamanan pangan pada jajanan anak sekolah harus mampu menjamin bahwa produk yang dihasilkan dan beredar dilingkungan sekolah telah memenuhi aspek keamanan pangan karena ketika anak-anak mengkomsumsi pangan yang aman, ini merupakan kunci keberhasilan anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa,” kata Bahron.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty  menjelaskan sosialisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pihak sekolah sebagai penanggungjawab pendidikan di sekolah tentang penanganan keamanan pangan khususnya jajanan anak-anak dilingkungan sekolah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang jajanan anak,” ungkapnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post