Sosok BJ Habibie Dimata Warga Hingga Pejabat

156 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari –
Kepergian Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) pada, Rabu (11/9/2019) membuat duka mendalam tak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Indonesia turut merasa kehilangan.

Dengan kepergian BJ Habibie membuat warga Gunungkidul kehilangan sosok negarawan tersebut.

Ketua Sementara DPRD Kabupaten Gunungkidul, Endah Kuntariningsih mengaku sosok BJ Habibie tidak hanya seorang negarawan, namun juga ilmuwan dan cendikiawan yang mampu membuat kemajuan bagi bangsa Indonesia.

“Beliau tidak hanya tokoh Nasional tetapi juga tokoh Internasional, terbukti bahwa hasil teknologi yang diciptakan berdampak pada dunia Internasional,” katanya.

Endah menambahkan keteladanan BJ Habibie dapat menginspirasi para generasi muda, baik dari segi kecerdasannya, kedisiplinan, kecintaan kepada Tanah Air atau Nasionalismenya.

“Sebagai generasi muda banyak yang patut kita tiru dari beliau. Kita merasa sangat kehilangan kepergian beliau. Teriring doa semoga Amal Ibadahnya diterima, diampuni segala Dosanya,” imbuhnya.

Sementara itu tokoh masyarakat pentolan Ormas di Gunungkidu, Endro Tri Guntoro, berpendapat pada masa kepemimpinan BJ Habibie gerbang demokrasi terbuka. Pemilu dibuka dari yang tiga partai menjadi multi partai sampai sekarang. Kebebasan pers, kebebasan masyarakat berpendapat dapat terbuka lebar pada masa revormasi tersebut.

“Pak Habibie yang membuat banyak perubahan dari masa orde baru menjadi revormasi. Banyak Undang-undang yang dibuat pada masa kepemimpinannya yang menjadi sumbangsih bagi bangsa Indonesia. ” ujarnya.

Endro menambahkan perlu ada pelurusan sejarah karena BJ Habibie menimba ilmu di Jermas tak lepas atas dorongan dari Presiden Soekarno.

“Dari buku biografi BJ Habibi yang saya baca, beliau bersekolah di Jerman karena suport dari Presiden Soekarno, beliau diminta untuk merampungkan studynya dibidang teknologi penerbangan agar mampu membuat kemajuan bagi Indonesia.” urainya.

Menurutnya pentingnya para pemimpin saat ini untuk meneladani dari sosok BJ Habibie adalah sikapnya yang bekerja keras untuk keharmonisan dan toleransi yang masih tinggi. Stabilitas politik pada masa itu masih terjaga dengan baik.

“Pada masa beliau masih minim adanya kejadian dengan usur SARA dan radikal. Belum ada penyegelan tempat ibadah, masalah pengkafiran-pengkafiran yang dapat memecah belah persatuan. Dan setelah beliau menyelesaikan tugasnya memimpin bangsa ini, beliau tidak nglokro tetapi beliau tetap mengabdikan diri dengan membuka “Habibie Center” untuk melayani masyarakat.” pungkas Endro. (Falentina)

Related Post