Stop Pemburuan Hewan Langka, DLH Dorong Pemdes Keluarkan Aturan

180 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Desa dihimbau untuk melestarikan lingkungan terutama dalam hal perburuan binantang liar.

Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kepala DLH Kabupaten Gunungkidul, Agus Priyanto mengatakan bahwa pemerintah desa harus sadar dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.

Pihaknya mengakui bahwa peraturan tertulis mengenai hal tersebut memang belum ada.

Namun ia menyarankan agar desa dapat menerbitkan ketertiban itu.

“Saya juga setuju adanya aturan terkait dengan larangan penembakan satwa. Dan kami harap desa lebih berani membuat larangan berburu,” katanya pada wartawan, Minggu (16/12/2018).

Menurutnya dengan adanya aturan tersebut nantinya berdampak baik bagi perkembangan keseimbangan ekosistem.

Dengan demikian masyarakat dapat menikmati flora fauna seperti aslinya.
Pihaknya mencontohkan pelarangna penembakan satwa seperti di lingkungan Bangsal Sewokoprojo serta taman Kota Wonosari, dengan adanya aturan tersebut populasi dinilia lebih terjaga masyarakat juga turut serta menjaga lingkungan.

“Contoh tersebut membuat warga yang awalnya mentaati aturan menjadi kesadaran,”paparnya.

Terpisah, Ketua Paguyuban Kepala Desa (Semar) Gunungkidul, Bambang Setiawan mengatakan sejumlah desa telah ada komitmen untuk menjaga keseimbangan alam. Selama ini peraturan yang sudah disepakati dan dijalankan yaitu untuk tidak menyetrum ikan disungai ataupun menggunakan racun.

“Jadi memang sepakat, berapa desa begitu berkumpul dan sepakat untuk membentuk aturan yang melarang perburuan satwa,” tutupnya. (Bayu)

Related Post