Suasana Pecah, Hujan Tangis Warnai Kelulusan SMA/SMK

60 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak 60 siswa-siswi SMK Kesehatan Wonosari rayakan kelulusan dengan hal yang positif. Mereka merayakan kelulusan dengan bersujud dan membasuh kaki orang tua secara serentak di sekolah.

Wakil Kepala Sekolah SMK Kesehatan Wonosari bidang kesiswaan, Andar Nurjanto mengatakan pihak sekolah sudah mengeluarkan instruksi untuk tidak merayakan kelulusan dengan hura-hura.

Untuk mencegah kegiatan konvoi tersebut, sekolah menyelenggarakan kelulusan dengan bersujud dan membasuh kaki orang tua wali murid.

“Ini merupakan tindakan mencegah hura-hura. Kami sudah mendapat instruksi baik dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), maupun Balai Pendidikan Menengah (Dikmen),” katanya, saat ditemui Gunungkidulpost.com, Kamis (3/5/2018).

Menurut Andar selain menghindarkan perayaan kelulusan ke hal negatif, juga momen mengingatkan kepada siswa bahwa orangtua telah berjasa penting dalam kehidupan para siswa.

Di SMK Kesehatan Wonosari ini sebanyak 60 siswa dinyatakan lulus semua. Sehingga mampu mencapai target lulus 100%.

“Kita syukuri bersama bahwa tahun 2018 ini semua siswa dapat lulus semua,” paparnya.

Sementara itu, salah satu siswa, Clara Stevani Putri, mengaku senang dengan perayaan kelulusan membasuh kaki orangtuanya.

Selain menjadikan momen yang paling penting dalam hidupnya menurut Clara orangtuanya telah berjasa banyak dalam mendidik dan membesarkannya.

“Daripada merayakan dengan hura-hura lebih baik merayakan seperti ini. Saya haru dan bangga pada ibu yang sudah membesarkan dan mendidik saya sampai lulus sekolah ini,” ungkapnya.

Orangtua Clara, Andini Nilam Sari mengatakan juga terharu dengan momen kelulusan ini. Dirinya berharap, anaknya mampu mandiri sehingga dapat menjadi teladan bagi adiknya.

“Baru pertama kali saya melakukan momen ini. Bangga dengan anak saya, semoga sukses bisa dibanggakan menjadi contoh buat adiknya kelak,” pungkasnya. (Bayu Prihartanto).

Related Post