Subhanallah, Bersihkan Masjid, Warga Temukan Lafadz Allah di Sarang Lebah

image

Bekas sarang lebah Berlafaz Allah (Foto: istimewa)

Gunungkidulpost.com – Ngawen – Satu hari sebelum menjelang bulan Ramadhan, Kamis (25/5/2017) lalu, warga Dusun Gambar Sari, Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen bergotong royong membersihkan Masjid Tiban Ambarsari.

Masjid berukuran kurang lebih 2×2 meter tersebut memiliki sejarah yang menarik yakni, tidak ada yang mengetahui umur dan asal usul masjid tiban, karena sejak leluhur masjid itu sudah berada ditempat tersebut.

Sariman Pengurus Masjid Tiban mengungkapkan, menjelang memasuki bulan Ramadhan ini warga masyarakat sekitar membersihkan ruangan masjid dengan cara menebas-nebas karpet, juga merapikan sajadah dan membersihkan halaman depan masjid. Selain itu, warga juga membersihkan kendi yang digunakan sebagai tempat penampungan air wudhlu. Disela-sela membersihkan, warga penasaran dengan adanya bekas sarang lebah yang menempel ditutup kendi.

“Warga pun mengamati bekas sarang lebah tersebut, setelah dicermati  ternyata terdapat Lafaz Allah,” katanya, Minggu (28/5/2017).

Hingga saat ini, masjid yang diperkirakan berumur ribuan tahun tersebut belum ada renovasi kayu-kayu pada masjid, seperti tempat Al-quran masih seadanya yang masih disimpan diatas pintu utama.

“Masyarakat hanya melakukan perawatan saja, jika masjid direnovasi nantinya akan menghilangkan sejarah masjid tiban itu sendiri,”urainya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post