Subsidi Dicabut, Nelayan Gunungkidul Bisa Mati Kutu

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Meski subsidi akhirnya dicabut, Nelayan Pelabuhan Pantai Sadeng, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, berharap pemerintah menyediakan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus (SPBK) di pelabuhan.

Ketua Paguyuban Nelayan Pelabuhan Sadeng, Sarpan mengatakan, nelayan saat ini sudah tidak bisa menggunakan untuk mengisi bahan bakar. Mereka mengisi bahan bakar dari wilayah Karangmojo.

“Rata-rata menghabiskan solar 650 liter yang digunakan untuk 3 sampai 7 hari melaut,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Selasa (1/8/2017)

Sarpan menilai, jika subsidi benar-benar dicabut maka pemerintah dan pertamina seharusnya menyediakan SPBU Nelayan, sehingga mudah dan tak perlu jauh membeli solar.

“Tak masalah subsidi dicabut tetapi pemerintah menjamin harus ketersediaan bahan bakar, atau menyediakan SPBU lagi,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang nelayan Wahono mengatakan, jika subsidi dicabut haruslah ada kesediaan fasilitas di pesisir ataupun dikomplek pelabuhan.

“Harapan kami jika harganya naik harus ada fasilitas pengisian bahan bakar di kompleks kawasan pelabuhan,” pungkasnya.  (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post