Sujono Bertekat Bangun Desa Duwet

145 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari –
Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungidul akan digelar pada bulan November 2019 mendatang.

Pihak panitia Pilkades Duwet pun telah menggelar pengambilan nomor urut undian bakal calon.

Salah satu kandidat Kepala Desa Duwet nomor urut 2 yaitu Sujono dengan mengemban visi ‘Mengawal Perubahan Desa Duwet’ dengan agenda program kerja utama “Transparan dan terbuka dalam menjalankan roda pemerintahan desa” tersebut bertekad ingin memajukan desa yang akan dipimpinnya.

Sujono bertekad ingin memajukan desa dari berbagai sektor. Salah satu sektor yang paling utama adalah sektor pemberdayaan ekonomi kewirausahaan dan pelayanan publik.

“Saya siap maju dan tekad saya sudah bulat untuk memajukan Desa Duwet ini dari berbagai sektor,” Kata Sujono kepada wartawan, Senin (14/07/2019).

Ia menganggap, dua ribu lebih penduduk Desa Duwet yang heterogen terdiri dari berbagai kultur masyarakat perlu memiliki persamaan persepsi.

Bahwa untuk membangun desa harus dimulai dari inventarisasi potensi berupa aset desa. Banyak aset desa yang perlu diselamatkan dan kemudian dikelola dengan baik. Karena kunci dari kemajuan desa adalah bergeraknya potensi SDA dan SDM masyarakat desa yang terkelola dengan baik. Supaya, apa yang diimpikan sebagai desa maju dan sejahtera terwujud.

“Dan ini akan bisa terwujud jika seluruh elemen yang ada bisa bersinergi dan bekerja sama,” harapnya.

Menurut Sujono, kalau sebelumnya masyarakat pada umumnya konsumtif, pasif dan kurang berinovasi, kedepan, ia akan kelola potensi yang ada sehingga masyarakat lebih produktif.

Selain pembinaan beragam unit usaha yang potensial menjadikan BUMDES yang tidak ketinggalan adalah upaya pembangunan infrastruktur yang mempertimbangkan hasil analisis kebutuhan yang berprinsip pada prioritas program dan pemerataan wilayah.

“Miniatur pembangunan Desa Duwet ke depan juga wajar dituangkan dalam konteks ekonomi kerakyatan, dimana perekonomian itu berasal dari rakyat, oleh rakyat dan kembali ke rakyat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Sujono, kandidat yang tah berpengalaman dibidang birokrasi pemerintahan ini berpendapat menciptakan perubahan yang lebih baik itu sangat penting. Bukan hanya ‘lip service’ atau kepiawaian mulut saja, tetapi bukti dan karya nyata kepada masyarakat.

Seorang kepala desa harus mengerti kepentingan warganya dari hati nurani yang paling dalam. Lebih jauh Sujono berpendapat sudah saatnya di era milineal ini dibutuhkan pemimpin desa yang energik, kreatif, inovatif, jujur dan tidak NEKO-NEKO.

“Inilah salah satu bentuk pengabdian saya kepada masyarakat, semoga niat baik saya ini didengar dan dirasakan masyarakat, sehingga pada Pilkades besok saya dibantu dengan tulus dan ikhlas,” tutupnya.

Sementara itu, Darius Fajar R mengatakan berbagai persiapan dilakukan mulai dari penyusunan visi misi program hingga pendekatan ke masyarakat.

“Saat ini berbagai persiapan untuk penghadapi pemilihan Pilkada sudah kita gelar. Kami harap masyarakat lebih cerdas untuk menentukan pemimpin yang memiliki keinginan untuk membangun desa,” paparnya.

Menurut Fajar, banyak potensi yang bisa kembangkan desa dalam menejahterakan masyarakat. Hal itu seperti dibidang pertanian, UMKM, hingga penunjang pendidikan dan teknologi.

“Selain perbaikan infrastruktur fisik, kemajuan desa harus bisa diwujudkan ditengah pergelatan masyarakat seperti meningkatkan kemajuan pertani, UMKM dengan membuka wahana kegiatan penjualan dan mendorong fasilitas internet gratis yang ada dikompleks balai desa,” tutup Fajar. (Bayu)

Related Post