Sukses Ditanah Rantau Ikaragil Gelar Syawalan Bareng

image

Ribuan Anggota Ikaragil Mengelar Syawalan di GOR Siyono. (Foto: Santi)

Gunungkidupost.com – Playen – Pada H + 2 setelah Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Ikatan Anak Rantau Gunungkidul (Ikaragil) menggelar acara syawalan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-5 di Gedung Serba Guna Siyonoharjo, Playen, Gunungkidul, Selasa (27/6/2017).

Ketua umum Ikaragil, Niki Susanto menyampaikan bahwa Ikaragil merupakan wadah atau paguyuban warga Gunungkidul yang ada di perantauan. 

“Terbentuknya Ikaragil bermula dari jejaring sosial facebook, dengan landasan kesamaan visi dan misi hingga akhirnya muncul ide untuk saling bersilaturahmi,” jelasnya kepada Gunungkidulpost.com.

Selain melakukan kegiatan pertemuan rutin Ikaragil juga selalu melakukan kegiatan lainnya seperti bakti sosial.

Dalam acara syawalan sekaligus merayakan HUT yang ke- 5 Ikragil kali ini di hadiri oleh Bupati Gunungkidul yang dalam hal ini diwakili oleh Trisna, Kepala Staf Bidang Ahli Ekonomi dan Pembangunan Gunungkidul dan juga beberapa anggota dari seluruh wilayah di Gunungkidul.

Pada kesempatanan ini Trina menyampaikan sambutan dari bupati yang  pada intinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) 
sangat mengapresiasi Ikaragil sebagai komunitas warga parantauan dari Gunungkidul yang selama ini telah banyak beraktifitas dan kontribusi bagi masyarakat Gunungkidul.

“Harapannya Ikaragil tetap pada komitmen dan semangatnya untuk senantiasa berpatisipasi dan berkontribusi nyata dalam membangun Bumi Handayani ini,” tuturnya.

Pemkab menyadari arti pentingnya keterlibatan seluruh komponen masyarakat baik secara pribadi maupun kelompok dalam membangun daerah dan masyarakat Gunungkidul. Menyadari hal itu, maka dalam proses pembangunan sejak perencanaan pelaksanaan hingga evaluasi, Pemkab Gunungkidul senantiasa menerapkan pembangunan partisipatif.

“Prinsip ini merupakan pendekatan pembangunan yang melibatkan masyarakat secara profesional dan memberdayakan setiap potensi yang ada, agar berkontribusi terhadap keberlangsungan pembangunan daerah,” terang Trisna.

Selama ini Gunungkidul dikenal dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.  Hal itu terlihat dari semangat gotong royong yang masih kuat mengakar di masyarakat Gunungkidul.

“Dengan ini maka akan mendukung terwujutnya visi dan misi pembangunan Kabupaten Gunungkidul,” tambahnya.

Partisipasi masyarakat Gunungkidul dalam hal ini dengan menyangkut warga  Gunungkidul yang tinggal sementara dan perantauan maupun alumni warga yang sudah menetap di wilayah lain tetapi memiliki ikatan sosial dan emosional yang masih kuat dengan  daerah asalnya yaitu Gunungkidul.

“Melalui momentum ini diharapkan Ikaragil melestarikan dan senantiasa memperkuat tali silaturahmi dan kekeluargaan dengan seluruh komponen masyarakat Gunungkidul,”pungkas dia. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post