Surat Pernyataan Besifat ‘Kutukan’ Segera Direvisi

159 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Bupati Gunungkidul, Badingah akhirnya meluruskan pasca munculnya polemik surat pernyataan pada Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) miskin beberapa waktu lalu yang bahasanya dirasa kurang etis.

Bahasa yang tidak etis tersebut muncul dalam SKTM yaitu terdapat kata-kata ‘kutukan’ sehingga membuat resah warga.

Badingah telah memanggil Dinas Sosial untuk merevisi perkataan yang diniai kurang etis bagi masyarakat Gunungkidul tersebut.

“Saya sudah memanggil kepala Dinas Sosial untuk segera merevisi surat pernyataan miskin, revisi itu bertujuan untuk memperhalus kata-kata pada surat pernyataan itu,” katanya, Kamis (19/6/2019) kemarin.

Dirinya menghimbau kepada Dinas Sosial untuk menggunakan kata-kata yang menyejukkan bagi masyarakat Gunungkidul.

“Kalau revisi dari dinas sosial belum saya terima. Namun maksud dan tujuannya yang pentinga untuk memberikan data yang sebenar-benarnya dalam memberikan pernyataan,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, Siwi Irianti mengatakan pihaknya telah membuat draft surat pernyataan miskin yang nantinya akan diajukan kepada Bupati Gunungkidul.

“Kami telah membuat dua draft yang nantinya akan diajukan ke Bupati,” imbuhnya.

Sebelumnya, Dinas Sosial Gunungkidulmenerbitkan surat dengan tujuan tertib administrasi terhitung sejak 1 Maret 2019.

Penerbitan tersebut berpedoman pada Peraturan Bupati No 98 Tahun 2017 tentang strategi penanggulangan kemiskinan daerah Kabupaten Gunungkidul taun 2017-2022.

Di dalam Surat pernyataan miskin tersebut terdapat sumpah bagi masyarakat untuk seluruh agama seperti Islam, Katholik, Kristen, Hindu, dan Budha. (Bayu)

Related Post