Tabloid Barokah Dinilai Tak Ada Unsur Kampanye

199 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Terkait dengan beredarnya tabloid kontroversial Indonesia Barokah di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Gunungkidul, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul menyatakan bahwa, melalui bawaslu RI tabloid Indonesia Barokah tidak ada unsur kampanye. Bilamana ada dugaan pelanggaran non pemilu, hal tersebut merupakan ranah dewan pers dan pihak kepolisian.

Sudarmanto, SE Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul Devisi Penanganan dan Pelanggaran menyampaikan, di Kabupaten Gunungkidul telah di adakan pertemuan antara Bawaslu, kejaksaan, kepolisian, kantor pos serta Kesbangpol untuk membahas tentang tabloid Indonesia Barokah.

Adapun hasil dari pertemuan tersebut diantaranya, hingga saat ini tidak ada lagi kiriman baru yang masuk ke Gunungkidul. Beberapa paket yang sudah ada di kantor pos juga telah di tahan agar tidak di distribusikan sampai ada keputusan jelas.

“Kalo ada masyarakat yang sudah menerima dan ingin mengembalikan bisa diserahkan kepihak kepolisian atau Panwas dengan berita acara penyerahan,” jelasnya, Selasa, (29/1/2019).

Sudarmanto mengatakan, Panwas tidak punya kewenangan menyita atau menarik tabloid tersebut. Hingga saat ini juga belum ada indikasi pelanggaran pemilu yang di temukan, sehingga bukan ranah Panwas untuk melakukan penarikan atau penyitaan terhadap tabloid tersebut.

“Kami hanya menghimbau, bila ada yang menerima tabloid tersebut, bisa di serahkan ke polisi atau jika akan memusnahkan, juga tidak ada konsekuensi hukumnya, seperti yang telah disampaikan pak Wakil Presiden kemarin,” kata Sudarmanto.

Sampai hari ini, Bawaslu Kabupaten Gunungkidul tidak melakukan apapun kecuali hanya melakukan pendataan baik jumlah dan tujuan pengirimannya.

“Kami meminta ke Panswas di tingkat desa untuk menginventarisir apa bila sudah ada yang sampai ke masyarakat,” pungkasnya. (Santi)

Related Post