Tahun Ini, Dinas Tambah Empat Desa Wisata

571 views

Desa Wisata Jelok. (Foto: Doc Gunungkidulpost.com)


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2017 ini menargetkan empat desa wisata baru. Saat ini telah terdapat 18 desa wisata yang telah beridiri dan dapat dapat berkembang.

Kepala Bidang Industri dan Kelembagaan, Dinpar Kabupaten Gunungkidul, Eli Martono mengatakan, saat ini  terdapat 18 desa wisata di Gunungkidul. Namun jumlah tersebut akan digenjot lagi supaya bertambah. Pihaknya telah meracik empat desa lagi untuk dijadikan sebagai desa wisata.

“Tahun ini ada empat desa wisata,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (23/1/2017).
Dia menjelaskan, empat desa wisata yang menjadi target adalah Desa Pampang, Kecamatan Paliyan yang memiliki potensi kerajinan perak; Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar yang memiliki potensi wisata Embung Srinten; Desa Wisata Mertelu, Kecamatan Gedangsari yang rencananya akan memiliki flying fox terpanjang di Asia Tenggara; dan Desa Patuk, Kecamatan Patuk yang memiliki gardu pandang Mangol Kencana.
Eli menjelaskan, sejumlah desa wisata di Gunungkidul pada dasarnya berbasis ekowisata atau wisata alam. 
Namun ke depan, pihaknya akan mendorong untuk seluruh desa wisata juga menumbuhkan kerajinan, sehingga juga dapat meningkatkan kesejahteraan warga. “Sejumlah desa wisata yang mengembangkan kerajinan malah keteteran. Pasalnya ketika kerajinannya mengalami kemajuan dan mendapatkan pesanan banyak, wisata di desa tersebut menjadi tidak terurus,” ucapnya.

Pihaknya pun mengaku terus melakukan pendampingan supaya produksi kerajinan kedepan supaya menjadi atraksi wisata yang menarik pengunjung.“Kami sudah lakukan pendampingan, untuk memajukan produk pariwisata,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post