Tahun Politik Semakin Panas, Hasto Minta Kader Dukung Jokowi

44 views

Gunungkidulpost.com – Semanu –
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan para kader akan perjuangan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, memimpin arus bawah tanah, hingga terjadi peristiwa 27 Juli 1996.

Dia meminta kader mencontoh Megawati agar mampu menjadi penyambung lidah rakyat, meskipun ada rezim yang berupaya untuk melemahkannya.

Hal ini disampaikannya saat hadir dalam Konsolidasi di Komplek Telaga Jonge, Desa Pacarejo, Semanu, Jumat (27/7/2018).

Menurut dia, sikap politik Megawati yang berpihak pada demokrasi arus bawah, menimbulkan reaksi dari penguasa Orde Baru. Puncaknya, terjadi penyerangan kantor DPP PDI pada 27 Juli. Namun, upaya tersebut tak melemahkan perjuangan dalam menentang sikap otoriter dari penguasa.

“Ibu Megawati memimpin pergerakan demokrasi arus bawah. Oleh karena itulah dilakukan berbagai rekayasa politik dan puncaknya pada 27 Juli 1996 ketika kantor PDI saat itu diserang, dihancurkan oleh pemerintahan yang otoriter,” ucap Hasto.

Dia pun membeberkan begitu pentingnya keberadaan kantor partai sebagai sarana konsolidasi. Dengan begitu, pada peristiwa 27 Juli, Orde Baru memilih menghancurkan lebih dulu kantor PDI, dengan target akan membuyarkan konsolidasi pergerakan yang dipimpin Megawati.

“Karena itulah PDIP terus memperbaiki diri dengan melakukan kaderisasi dan menindak tegas bagi pelaku korupsi,” jelas Hasto.

Hasto pun meminta kepada seluruh kader untuk terus konsiten mendukung sepenuhnya kepada Jokowi maju dalam pilpres tahun mendatang.

“Kami minta semua kader untuk konsisten dalam mendukung Jokowi di panggung Pilpres mendatang,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post