Tak Perlu Kawatir, Sistem Zonasi Sebagai Upaya Pemerataan Pendidikan

157 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul meminta semua wali murid untuk tidak kawatir dalam penyelenggaraan PPDB 2019.

Pasalnya, kebijakan ini sebagai upaya pemeretaan kualitas pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rasyid, meminta kepada wali murid untuk tidak khawatir terkait dengan penerimaan siswa baru dengan sistem zonasi.

“Tidak perlu kawatir karena kebijakan ini sebagai upaya pemeretaan kualitas pendidikan. Saya yakin dalam empat hingga lima tahun ke depan sudah terlihat kualitas dari pemerataan tersebut,” kata Bahron kepada wartawan, Rabu (3/7/2019).

Menurut dia, untuk saat ini dampak dari sistem zonasi belum terlihat karena pelaksanaan baru berjalan dua tahun. Namun tanda-tanda pemerataan pendidikan di Gunungkidul sudah mulai terlihat.

Selama ini, kata Bahron, setiap penyelenggaraan didominasi oleh sekolah-sekolah dengan label favorit.

“Akan tetapi saat ini mulai ada pemerataan karena sekolah-sekolah di pinggiran mampu ujuk gigi dan tampil sebagai juara. Jadi jangan khawatir karena dengan zonasi maka pemerataan bisa diwujudkan,” ucapnya.

Bahron menambahkan selain semangat untuk pemerataan kualitas pendidikan di setiap sekolah, sistem zonasi juga memudahkan orang tua dalam mengawasi anak. Pasalnya, dengan letak sekolah dekat dengan rumah, maka pengawasan lebih mudah.

“Kalau anak sudah pintar, asal terus giat dan tekun maka di mana pun tempat sekolah pasti akan tetap menjadi siswa yang pintar,” katanya.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Mulyadi, mengatakan jajarannya mendukung penerapan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru.

Menurut dia, dengan zonasi maka sekolah mendapatkan kesempatan yang sama karena calon siswa memiliki kualitas yang tidak berbeda jauh.

“Tantangan bagi kita semua agar sekolah tetap bisa berpretasi,” tutupnya. (Bayu)

Related Post