Taman Kota Mendadak Viral, Bonsai Berumur 40 Tahun Dibandrol Harga Ratusan Juta

173 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari –
Sebanyak 210 peserta pecinta bonsai mengikuti kontes dan pameran Bonsai yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI)
Gunungkidul, di Taman Kota Wonosari, Selasa (8/10/2019).

Kontes dan pameran bonsai tersebut akan diselenggarakan dari tanggal 8 -13 Oktober 2019 mendatang.

Dari ratusan jenis bonsai, terdapat beberapa pohon tua yang dikerdilkan dalam event tersebut yang bernilai lebih dari ratusan juta rupiah.

Salah satunya yakni pohon asem yang berumur kurang lebih 40 tahun ini dibandrol dengan harga jual mencapai Rp 100 juta.

Ketua PPBI Gunungkidul, Abdul Kharim Wasiyat atau biasa disapa dengan nama Mbah Gondrong mengatakan event kontes dan pameran bonsai tersebut melibatkan kontestan dari lokal dan luar daerah.

“Event yang baru pertama kali kita selanggarakan ini melibatkan peserta lokal, namun didukung oleh teman-teman dari PPBI Bantul, Klaten dan Sukoharjo.” terangnya saat ditemui Gunungkidulpost, Selasa (8/10/2019).

Dirinya mengatakan ada 210 peserta yang mengikuti kontes dan pameran bonsai tersebut. Dan kita mendatangkan juri nasional dalam penilaiannya.

“Semula kami hanya menyediakan 150 pilar untuk peserta, tetapi karena banyaknya antusias dari pecinta bonsai kita menambah kuotanya menjadi 210 peserta.” ujar Wasiat.

Dia berharap even kontes dan pameran bonsai dapat diadakan lagi tahun depan, dan dapat menjadikan ajang mengapresiasi para pecinta bonsai agar lebih berkreasi.

“Semoga ditahun depan dapat diadakan lagi event seperti ini, dan dapat dijadikan wadah untuk para pecinta bonsai memamerkan kreasi bonsainya.” Imbuhnya.

Sementara itu, salah satu Juri Bonsai Nasional, Heri Kucrit asal Boyolali mengatakan sistem penilaian pada event tersebut menggunakan standar nasional.

“Sistemnya menggunakan empat kolom yaitu mengenai penampilan, dasar, keserasian, dan kematangan bonsai. Untuk kualitas tanaman bonsai pada event ini tidak kalah dengan pemeran skala nasional.” jelasnya.

Dirinya menambahkan dalam kontes bonsai tersebut dibagi dalam 2 kelas, dan juri memberikan bendera dalam penilainnya.

“Dibagi dalam dua kelas yaitu kelas bonsai jadi dan bonsai bakalan. Kita beri bendera merah untuk nilai baik sekali dan hijau untuk nilai baik, dan bendera kuning untuk best ten atau sepuluh besar,” tutupnya. (Falentina)

Related Post