Tekuni Usaha Madu Klanceng, Hadi Mulyono Hingga Kini Tetap Eksis

252 views

Gunungkidulpost.com – Nglipar – Madu dikenal sebagai suplemen makanan yang berkhasiat bagi kesehatan manusia. Selain itu, karena rasa yang manis sehingga mudah diterima oleh masyarakat Indonesia. Sehingga tidak heran jika banyak orang memilih usaha madu sebagai usaha pokoknya.

Seperti yang dilakukan Hadi Mulyono warga Padukuhan Ngrandu,Desa Katongan,Kecamatan Nglipar. Ia memilih usaha madu klanceng sebagai usaha pokoknya.

Usaha madu klanceng dipilih karena lebah klanceng diyakini dapat menghasilkan lebih banyak madu ketimbang lebah biasa. Apalagi lebah yang satu ini tidak menyengat sehingga tidak butuh kesiapan khusus ketika hendak memanennya.

Selain itu,madu klanceng dipercaya memiliki manfaat lebih banyak dari madu biasa,sehingga harga madu inipun juga jauh lebih mahal dari madu biasa.

Dengan rasa yang kecut dan sedikit pahit, berbeda dengan umumnya madu yang memiliki rasa manis,ini menjadi keunikan sendiri bagi madu klanceng.

“Ada sekitar 100 orang masyarakat sini yang tergambung dalam satu kelompok memilih usaha madu klanceng. Rata-rata kami menghasilkan madu 20 liter perbulannya dari 3000 buah kendil sarana rumah lebah,” papar Hadi, Senin, (18/2/2019).

Hadi menceritakan,Ia memulai usaha sejak 2006 silam. Hingga saat ini usaha ini masih berjalan dengan di teruskan oleh anaknya.

“Jenis bunga kaliandra kualitasnya sangat bagus menghasilkan madu dibanding bunga dari pohon belimbing maupun pohon kelengkeng,” terangnya.

Untuk penjualan, hingga saat ini Hadi menjual dengan sistem kirim produk kepada konsumen yang telah memesan. Selain itu Ia juga menjualnya lewat koperasi kelompok.

“Pembeli kebanyakan dari kota Yogyakarta, Solo, dan Karang Anyar bahkan pernah ada wisatawan dari negara Malaysia dan Swiss Italia yang membeli madu kami,” pungkasnya. (Kusuma)

Related Post