Telan Dana Miliaran, BDG Resmi Punya Gedung Baru

220 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Menelan dana hingga miliaran rupiah, akhirnya Bank Daerah Gunungkidul (BDG) resmi miliki gedung baru.

Total biaya yang ditelan dalam pembangunan gedung BDG yang megah berlantai tiga ini adalah Rp 9,6 miliar. Jumlah tersebut berada di bawah biaya perencanaan yang mencapai lebih dari Rp 13 miliar. Sementara untuk perlengkapan interior semua total biaya yang direncanakan adalah sebesar Rp 15 miliar.

Bank BDG sendiri merupakan perusahaan perbankan yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang kini nilai asetnya mencapai Rp 356 miliar. Dengan nasabah lebih dari 54.000 orang BDG bisa memperoleh laba lebih dari Rp 10 miliar hingga akhir 2018 lalu.

Direktur Utama Bank BDG, Rini Widiyanti mengatakan pihaknya telah menyelesaikan program pembangunan gedung baru. Dia berharap gedung tersebut mampu menjadi semangat baru dalam meningkatkan kinerja.

“Semoga dengan adanya gedung baru jadi motivasi kami untuk turut serta dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Gunungkidul,” katanya.

Rini mengatakan, sesuai dengan program yang akan dicanangkan nantinya pihak BDG akan memberikan kemudahan dan layanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami akan bantu masyarakat untuk mengentaskan masalah rentenir dengan mempermudah kredit. Di 2019 ini kami juga akan kembali melaksanakan undian tabungan handayani dengan hadiah utama 2 unit mobil, 2 unit motor dan puluhan hadiah menarik lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah mengatakan dirinya berpesan kepada semua jajaran petugas untuk meningkatkan kinerja terhadap pelayanan masyarakat.

“Dengan adanya gedung baru ini, semoga semakin meningkatkan kinerja BDG, terutama terkait pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah saat menghadiri peresmian gedung baru BDG, Jumat (8/3//2019).

Selain itu, Bupati berharap kedepan BDG lebih aktif lagi terjun ke masyarakat kaitannya dengan pemberantasan para rentenir yang kian membuat masyarakat susah dengan bunga yang mereka tetapkan dalam kisaran antara 10 % sampai 20 %.

“Saya rasa itu bunga yang sangat memberatkan,” ujarnya.

Bupati berharap, tidak hanya berorientasi pada besarnya laba, tapi BDG bisa meningkatkan kesejahteraan pegawai serta masyarakat Gunungkidul.

Selain itu, Bupati meminta BDG untuk ‘bangun lebih pagi’, mengingat para rentenir biasanya sudah datang ke pasar-pasar sejak jam 02.00 WIB dini hari untuk mencari korban. Menurut Badingah, untuk membasmi rentenir, BDG harus memberikan fasilitas kepada usaha ekonomi mikro dengan bunga yang sangat rendah.

“BDG tidak boleh kalah cepat ketimbang para rentenir, sehingga jumlah rentenir akan dapat semakin ditekan,” tutupnya. (Santi)

Related Post