Terbantur Aturan, ASN Gunungkidul ‘Umbuk’ Demi Pembelian Hewan Kurban

image

Pejabat ASN Gunungkidul. (Foto: Dok. Gunungkidulpost.com)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sepakat melakukan iuran. Hal itu Untuk memberikan hewan kurban ke masyarakat, lantaran pemkab tak boleh memberikan hewan kurban.

Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Sosial dan Pemberdaaan Masyarakat, Bagian Kesra Setda Gunungkidul Suyono mengatakan, terbentur Undang-Undang No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah membuat repot ASN di lingkup Pemkab Gunungkidul untuk tidak memberikan hewan kurban menggunakan uang pemerintah.

Namun hal itu disiasati oleh ASN dengan cara iuran secara pribadi.

“Baru tahun ini (Iuran), ada Total dari  iuaran OPD, dapat dibelikan 22 ekor kambing,” kata Suyono kepada Gunungkidulpost.com, Kamis (31/8/2017).

Menurut dia, seluruh hewan kurban sudah disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan. Tercatat ada sekitar 13 kecamatan yang mengajukan bantuan kambing yang akan disalurkan ke masyarakat.

Iuran ini karena pemkab tak boleh lagi memberikan bantuan hibah kepada masyarakat langsung tanpa berbadan hukum, sesuai dengan Undang-Undang No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pemkab tidak mengalokasikan anggaran khusus untuk kurban yang dituangkan dalam program kegiatan di APBD.

“Karena aturan ini (UU NO 23/2014) sudah tidak mengalokasikan anggaran kurban dari APBD,”ujarnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post