Terhambat Dana, Kiprah Desa Budaya Belum Maksimal

48 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak 144 desa yang ada di Kabupaten Gunungkidul baru ada 15 desa budaya dan 14 rintisan desa budaya.

Hal itu terjadi lantaran berbagai kendala yang bisa menghambat berkembangnya desa budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Agus Kamtono mengatakan untuk masuk kategori desa budaya setidaknya ada lima hal yang harus dipenuhi, namun menurutnya syarat tersebut sering tidak ada sehingga menghambat menjadi desa budaya.

“Yang harus dipenuhi yakni segi arsitektur, banggunan jawa, kuliner khas, adat istiadat, mainan tradisional, dan juga kesenian,” kata Agus, Selasa (8/5/2018).

Agus mengatakan untuk Desa budaya secara langsung ada pembinaan dari Dinas Kebudayaan DIY dan Dewan Kebudayaan Gunungkidul, sementara untuk rintisan desa budaya dan kantong budaya yang tingkatnay di bawah desa budaya menjadi kewenangan Dinas Kebudayaan di kabupaten.

Sementara itu, Ketua Dewan Kebudayaan, Gunungkidul, CB Supriyanto mengatakan untuk pendampingan saat ini dari provinsi ada 24 pendamping, yang mendampingi 15 desa budaya di Gunungkidul.

Dia mengatakan dari pihak provinsi juga mendukung program atau kegiatan desa budaya. Anggaran yang ada sekitar Rp20 juta/tahun, yang diambil dari Dana Keistimewaan.

“Jadi sekarang ada 24 pendamping yang mendampingi 15 desa budaya. Adapun kendala teknis, pendamping terkadang sibuk dengan aktivitas lain,” bebernya. (Bayu Prihartanto)

Related Post