Terjerat Kasus Prona, Mantan Kepala Desa Sidorejo Divonis 4 Tahun

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kejaksaan Negeri Gunungkidul menerima Relaas pemberitahuan isi putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan terdakwa Sakina mantan Kepala Desa Sidorejo Ponjong yang terjerat kasus pungutan liar biaya sertifkat Program Nasional Agraria (Prona).

Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul M Fauzan melalui Kasi Pidsus Sihid Inugraha mengatakan bahwa pemberitahuan tersebut menerangkan bahwa terdakwa menerima vonis dari MA RI selama 4 tahun dan denda Rp 200 juta rupiah subsider 6 bulan penjara. Lebih ringan dibanding tuntutan JPU yakni penjara selama 6 tahun.

“Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menerima surat pemberitahuan tersebut pada 16 Juni 2017 lalu setelah sidang vonis yang dijatuhkan MA RI kepada Sakina dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2017,” terang Sihid kepada Gunungkidulpost.com.

Lebih lanjut Sihid menuturkan bahwa, untuk mengeksekusi Terdakwa pihak Kejaksaan masih menunggu salinan salinan putusan yang sah dari MA RI.

“Walaupun tidak bisa memastikan kapan salinan resmi dari MA tersebut turun, akan tetapi jika nantinya salinan tersebut turun maka pihak Kejaksaan akan segera mengeksekusi terdakwa,”tandasnya.

Sebelumnya, lanjut Sihid, Sakina pada tahun 2009 sampai 2011 lalu terlibat kasus pungutan liar biaya sertifikat Prona kepada sejumlah warganya. 

“Yang bersangkutan melakukan upaya banding setelah sebelumnya mendapatkan vonis dari Pengadilan Tinggi Yogyakarta beberapa waktu lalu,”pungkas Sihid. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post