Terkait Warga Tonggor Gelar Demo, Anggota Dewan Angkat Bicara

188 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pasca adanya aksi turun kejalan untuk menyampaikan aspirasi warga Dusun Tonggor, Desa Pacarejo, Semanu akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul angkat bicara.

Terkait pembangunan kembali kandang, regulasi atau aturan harus dipenuhi terlebih dahulu oleh PT Widodo Makmur Unggas (WMU).

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Komisi C, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Purwanto, saat ditemui Tribunjogja, Senin (14/1/2019).

“Kami melihat yang pertama tata ruang sudah oke, masyarakat berdemo ya silahkan tetapi yang perlu digaris bawahi adalah penuhi dahulu regulasi dan aturan yang berlaku. Kalau tidak begitu Gunungkidul nanti mau jadi apa, alasan mencari pekerjaan tetapi perizinan belum lengkap,” katanya Purwanto, Senin (14/1/2019).

Ia mengatakan peternakan memerlukan AMDAL, perlu pencermatan lebih lanjut agar tidak terjadi pencemaran terhadap lingkungan sekitarnya.

“Kalau AMDAL dilewati dan sampai mencemari lingkungan nanti masyarakat demo lagi kok sampai diizinkan. Kita harus memikirkan regulasi dan aturan yang ada, jangan hanya memikirkan mau bekerja saja. Dampaknya siapa nanti yang bertanggung jawab,” tegas Purwanto.

Oleh sebab itu ia mengatakan PT WMU agar menyelesaikan izin terlebih dahulu, barulah masyarakat dapat bekerja.

Politisi Gerindra itu menyarankan kepada masyarakat sekitar selama PT WMU belum mempunyai izin, dapat bekerja di lain tempat.

“Penuhi dulu regulasinya barulah bekerja agar jika ada permasalahan, kecelakaan tenaga kerja, dapat mudah diselesaikan. Kalau belum ada izinnya nggak mungkin ada perlindungan asuransi,” tandas Purwanto. (Bayu)

Related Post