Ternyata Di Gunungkidul Masih Ada Belasan Ribu Orang Buta Aksara

497 views

image

Berantas buta aksara. (Foto: Nena)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Masalah buta aksara menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Gunungkidul. Sebab pada tahun 2016 ini saja masih terdapat 15 ribu lebih masyarakat masih alami kesulitan dalam baca tulis atau buta aksara.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, untuk menekan tingginya angka buta huruf di Gunungkidul, dilakukan program  pemberantasan buta aksara yang dicanangkan oleh pemerintah. Namun, meski begitu angka buta huruf tersebut masih relatif tinggi.

”Hingga tahun ini saja masih terdapat 15.300 warga Gunungkidul yang mengalami buta aksara. Angka itu masih termasuk tinggi,” katanya, Selasa (22/11/2016).

Bahron menjelaskan, dari 15.300 warga yang mengalami buta huruf tersebut mayoritas berusia antara 15 hingga 60 tahun. Pada tahun 2016 ini, pihaknya berupaya untuk menuntaskan 10.000 warga buta huruf.

“Saat ini masih dalam proses. Pada tahun 2017 nanti akan kita selesaikan sisanya 5300 warga yang buta huruf,” ucapnya.

Bahron menerangkan, upaya yang dilakukan saat ini dengan cara melakukan program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di setiap desa. Akan tetapi kebanyakan dari mereka masih belum ikut dalam kegiatan tersebut.

“Banyak juga yang masib belum ikut. Padahal kita sudah melakukan kelompok keaksaraan, dengan memberikan pembelajaran dari tutor maupun yang tersedia di modul,” ujarnya.

Untuk itu, Bahron berharap, agar masarakat dapat semakin sadar arti pentingnya baca dan tulis, karena hal tersebut nantinya dapat berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Maka juga diperlukan peran aktif dari maasyarakat untuk memberantas tingginya buta aksara yang ada di Gunungkidul,” pungkasnya. (Nena)

gunungkidulbutaaksara

Related Post