Ternyata Ini Dua Faktor Pemicu Longsor

88 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan pemetaan adanya lokasi rawan longsor.

Dari hasil pemetaan diketahui ada dua faktor yang mempengaruhi terjadnya longsor. Dua faktor tersebut diantaranya faktor alam dan juga faktor manusia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan ada dua faktor utama yang mempengaruhi terjadinya longsor.

“Dari hasil pemetaan kami lokasi rawan longsor kebanyakan berada di wilayah perbatasan baik utara maupun barat yang memang memiliki kondisi geografis yang cukup curam,” ujarnya, Rabu (3/4/2019).

Dirinya menyebutkan lokasi rawan berada di Kecamatan Gedangsari, Purwosari, Ngawen, Ponjong, Nglipar.
Hal tersebut lantaran kemiringan lereng dan juga tekstur tanah yang menyebabkan daerah tersebut mudah longsor.

“Selain faktor alam perilaku manusia juga menyumbang andil terjadinya tanah longsor seperti merubah fingsi lahan yang awalnya ada pohon-pohon besar dengan tipe keras justru ditebang dan diganti dengan tanaman lainnya sehingga saat hujan turun tidak ada yang mampu menahan,” jelasnya.

Selanjutnya dirinya menjelaskan selain adanya perubahan fungsi lahan banyak masyarakat yang ceroboh dalam membangun bangunan seperti dengan mengeruk tebing di dekat rumahnya sehingga rumahnya rawan terkena longsoran tanah dan juga membuat talud atau pondasi tidak sesuai dengan standarnya.

“Kami berusaha memasang EWS di setiap wilayah yang rawan longsor. Selain itu, pembentukan Desa Tanggap Bencana (Destana) juga dapat mengurangi risiko fataslitas jika terjadinya bencana alam. Saat ini EWS baru ada 30 sedangkan destana ada 63 desa,” katanya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah menghimbau kepada masyarakat jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi denagn waktu lama untuk pindah sementara ketempat yang lebih aman karena ditakutkan dapat terjadi longsor sewaktu-waktu.

“Pindah dahulu hingga dirasa keadaan sudah aman ha tersebut untuk berjaga-jaga kalau ada tahan longosr terutama masyarakat yang tinggal di kawasan resiko tanah longsor,” tutupnya. (Bayu)

Related Post