Tidak Semua Warga Tahu Harga BBM Naik

46 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah menaikkan harga Pertamax per 10 Oktober 2018 pukul 11:00 WIB. Namun ternyata banyak masyarakat yang belum tahu tentang kenaikan harga Pertamax.

Seorang konsumen bernama Wahyu Susanto yang ditemui di SPBU Nomor: 44.558.07 Jl. Jalan Baron Tegalsari, Siraman, Kamis (11/10/2018) pagi mengaku belum tahu kenaikan harga Pertamax.

“Belum tahu karena saya jarang perhatikan berapa volume yang diisi. Saya hanya tahu isi penuh dan bayar,” kata Wahyu Susanto.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Husnia salah seorang guru SD swasta di Wonosari, dirinya mengaku tidak tahu tentang kenaikan harga Pertamax.

“Tidak tahu kalau ada kenaikan harga Pertamax. Biasanya hanya langsung mengisi itu saja,” ucapnya.

Pihaknya berharap, harga Pertamax segera diturunkan kembali sehingga masyarakat tidak resah disaat kebutuhan melambung tinggi seperti yang terjadi pada saat ini.

“Harapan kedepan harga kembali turun lagi,” kata dia.

Sementara Pengawas lapangan SPBU 44.558.07 Warjono mengatakan, kenaikan harga Pertamax tidak berdampak pada permintaan bahan bakar tersebut.

Ia mengatakan, sejak pagi situasi di SPBU berjalan normal.

“Belum ada yang komplain. Suasananya biasa saja,” paparnya.

Warjono mengungkapkan, harga Pertamax baru berlaku sejak Rabu (10/10/2018) pukul 11:00 WIB. Untuk harga baru Rp 10.400 per liter dari sebelumnya Rp 9.500 per liter.

“Iya. Kita sudah terapkan harga baru Rp 10.400 per liter dari sebelumnya Rp 9.500 per liter,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, sampai dengan Rabu malam, mereka hanya mengetahui harga BBM yang sudah naik baru Pertamax. Sedangkan harga BBM jenis lainnya, Dexlite: Rp 9.000 menjadi Rp 10.500 per liter.

“Kalau BBM lainnya Dexlite: Rp 9.000 menjadi Rp 10.500 per liter,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post