Tiga Pantai Jadi Perhatian Khusus

28 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan melakukan upaya untuk menanggulangi abrasi di pesisir pantai selatan yang kian parah.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Supartono mengatakan, rencananya Dinpar Gunungkidul akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membangun talut di sempadan pantai. Sebab sebagian besar pantai yang kemarin hancur karena belum memiliki talut.

Selain itu, Dinpar juga akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menanami pohon cemara udang dan pandan laut sebagai penghalang ombak alami.

“Salah satu faktor terjadinya abrasi adalah perubahan lingkungan. Awalnya ditepian pantai ditumbuhi tumbuhan pelindung kini telah berganti dengan bangunan,” kata Supartono, Senin, (30/7/2018).

Supartono mencontohkan, Pantai Ngandong, Siung dan Sepanjang sebagian belum ada talutnya, untuk itu Dinas akan mencoba membangun talut di sana.

Namun, untuk merealisasikan hal tersebut dalam waktu dekat ini masih sukar dilakukan. Pasalnya sepanjang pantai Gunungkidul membentang sejauh 72 km dari barat ke timur dengan total titik pantai sebanyak 103.

“Itu sangatlah luas, perlu berkala, tidak bisa langsung,” kata dia.

Adapun sebagai antisipasi agar abrasi tidak makin parah saat ini Dinpar mengimbau kepada pengelola pantai agar tidak membangun dulu bangunan di sempadan pantai.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan penanganan abrasi ini diperlukan kerjasama lintas OPD.

“Kawasan pantai terbagi menjadi dua, yakni peruntukan wisata dan pengelolaan ikan,” kata Edy.

Menurut Edy, kalau yang abrasi di tempat wisata nanti ranahnya Dinas Pariwisata, kalau di tempat pengelolaan ikan semisal areal TPI nanti jadi kewenangan Dinas Perikanan dan Kelautan. (Santi)

Related Post