Tim Anti Pasung Sasar Keluarga Penyandang Ganguan Jiwa

126 views






Gunungkidulpost.com – Wonosari –
Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, intensif melakukan pendekatan dan pendampingan terhadap keluarga yang anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa guna mengantisipasi pemasungan.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Gunungkidul Purwono Sulistyo mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) terus berupaya mendata orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih dipasung atau dikurung diri dalam kamar.

“Saat ini ada 46 kasus ODGJ atau penyandang disabilitas mental yang terdaftar dikami. Untuk yang dipasung ada 11 orang,” katanya kepada wartawan, Sabtu (11/8/2018).

Ia mengatakan tetapi sebagian besar dikurung didalam kamar, dan seorang dirantai di salah satu ruangnya. Mereka praktis hanya bisa beraktivitas didalam ruangan, dan haknya sebagai manusia tidak dipenuhi.

“Kami ingin semua mendapatkan haknya termasuk penyandang disabilitas mental, untuk itu kami terus menyisir seluruh kabupaten agar mereka mendapatkan haknya,” ucapnya.

Sulistyo mengatakan pihaknya bekerjasama dengan puskesmas setempat untuk melakukan evakuasi. Sebab untuk mengembalikan ke kondisi semula, harus disembuhkan terlebih dahulu, dan baru direhabilitasi.

“Kami kerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit untuk penyembuhan,” imbuh dia.

Sementara itu, Kasi Rehabilitasi Sosial Dinsos Gunungkidul yang juga menjadi bagian dari tim anti-pasung DIY, Winarto menambahkan usia yang ODGJ yang terdaftar rentang usia 21 tahun hingga 70 tahun.

Menurut dia, tak mudah untuk melakukan evakuasi terhadap penderita OGDJ yang dilakukan pemasungan atau pengurungan. Seringkali, keluarga menolak untuk dievakuasi karena berbagai alasan.

“Nantinya akan dilakukan pembinaan di balai rehabilitasi sosial bina karya dan bina laras (RSBKL) Yogyakarta untuk menyalurkan potensinya,” pungkas Winarto. (Bayu)

Related Post