Tim Satgas Dana Desa Sasar Gunungkidul

image

Foto: Istimewa

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Trtinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akhirnya menerjunkan tim Satgas Dana Desa Kemendes PDTT untuk melakukan audit terhadap desa yang disinyalir telah melakukan penyimpangan dalam penggunaan dana desa yakni Desa Getas, Kecamatan Playen dan Desa Song Banyu, Kecamatan Girisubo.

Ditemui saat menggelar pertemuan dengan Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi di kantor Pemkab Gunungkidul, Wakil Ketua Satgas Desa Kemendes PDTT, Eko Bambang mengatakan bahwa pihaknya akan melihat penggunaan dana desa di Desa Getas dan Song Banyu secara administratif, kelembagaan, manajemen, serta pertanggung jawaban secara keuangan.

“Ada satu tim yang kami turunkan di DIY, kami akan menelisik penggunaan dana desa selama empat hari kedepan di dua desa tersebut,”jelasnya Selasa, (12/12).

Eko menyampaikan,nantinya dari hasil audit tersebut akan dijadikan rumusan bagi pihaknya dalam melakukan penindakan. Jika nantinya pelanggaran yang terjadi hanya sebatas pelanggaran administrasi, tim Satgas Dana Desa bakal melakukan penindakan di tempat berupa pembinaan. 

“Namun jika nantinya ada temuan yang mengarah ke pidana, kami tidak akan segan-segan untuk mengambil langkah hukum,” tegasnya.

 

Menurut Eko, tingkat pelanggaran penggunaan dana desa di seluruh Indonesia memang cukup tinggi. Hingga bulan Oktober 2017 lalu, pihak Satgas Dana Desa Kemendes PDTT mencatat hingga 10.000 laporan yang diterima melalui media sosial, email, surat, hingga datang langsung ke kantor. Meski begitu, pelanggaran yang terjadi sebagian besar masih terbatas pada pelanggaran administratif. 

“Hal semacam ini merupakan akibat masih minimnya pengetahuan dan pemahaman para Kepala Desa mengenai penggunaan dana desa,”pungkasnya. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post