Tingginya Kasus Bunuh Diri Di Gunungkidul 

426 views

Ilustrasu.net



Gunungkidulpost.com – Wonosari – Angka kasus bunuh diri di Gunungkidul meningkat. Dari bulan Januari hingga Oktober 2016 ini, sudah mencapai 27 orang bunuh diri dengan cara gantung diri. Dengan begitu, Kepolisian Resort Gunungkidul berupaya menekan kasus itu, supaya tidak berkelanjutan.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino mengatakan, tingginya jumlah kasus gantung diri di Gunungkidul menjadi perhatian khusus oleh pihak kepolisian. Untuk menekan kasus tersebut, pihaknya melakukan pendekatakan melalui anggota bhabinkamtibmas yang ada di 144 desa. 

“Daerah-daerah yang rawan terjadinya kasus bunuh diri itu, nantinya akan dilakukan pendekatan dengan cara jemput bola oleh anggota bhabinkamtibmas, sehingga meminmalisir adanya kasus gantung diri tersebut,” katanya, Sabtu (15/10/2016).

Ngadino menjelaskan, dalam pendekatan kepada masyarakat, pihak kepolisian juga menggandeng tokoh spiritual agama, kepala desa maupun tokoh masyarakat. Pendekatan itu bisa dilakukan dengan cara memberikan pengetahuan keimanan maupun memberikan semangat hidup kepada masyarakat.

“Ini bukan hanya tugas kepolisian saja, tetapi juga seluruh elemen masyarakat maupun instansi terkait untuk memberikan pemahaman serta meningkatkan pengetahuan agama terhadap masyarakat,” jelasnya.

Menurut Ngadino, berdasarkan data dari kepolisian hingga bulan Oktober 2016 jumlah bunuh diri mencapai 27 kasus. Angka tersebut menyamai tahun 2015 lalu yang terdapat sekitar 27 kasus. Beberapa faktor kesehatan maupun keluarga menyebabkan banyaknya kasus gantung diri di Gunungkidul.

“Mayoritas mereka yang berpotensi melakukan gantung diri ditengarai lantaran sakit menahun yang tak kunjung sembuh, ditinggal keluarga maupun mengantungkan hidup kepada orang lain,” pungkasnya. (Nena)

Related Post