Tingkatkan Kemampuan, Kodim Gunungkidul Gelar Latian Tembak Ringan

416 views


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kodim 0730/Gunungkidul menggelar kegiatan menembak senjata ringan program triwulan III TA 2016 di lapangan tembak Puslatpur Rindam IV/DIP Paliyan, Rabu (24/8/2016). Dalam latihan tersebut diikuti ratusan anggota TNI dari Perwira, Bintara dan Tamtama.

Pasi OPS Kodim 0730/GK Lettu Inf Sugiharto mengatakan, latihan menembak senjata ini sebagai salah satu bentuk pembinaan personel untuk meningkatkan kemampuan menembaknya. Sehingga untuk menggunakannya dapat berlatih secara rutin, nantinya mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Agar kemampuan prajurit dapat dipelihara secara optimal, maka seluruh prajurit harus melakukan pembinaan latihan yang terarah,” katanya.

Sugiaharto menjelaskan, pada latihan kali ini sudah dilakukan dalam kurun waktu dua hari, dengan perlatan amunisi SS1 bekal pokok latihan sebanyak 4.128 butir. 

“Pada hari pertama bekal pokok latihan yang digunakan sebanyak 1984 butir dan sisa 2144 butir yang digunakan pada hari ini,” ujarnya.

Menurut Suguharto, untuk peralatan pendukung lainnya meliputi, munisi Pistol FN 46 bekal latihan sebanyak 896 butir. Sudah digunakan pada hari pertama sebanyak 396 butir dan untuk sisanya 500 butir akan di gunakan hari ini. Sedangkan untuk senjata SS1 disiapkan sebanyak 30 pucuk, Pistol FN 46 ada 15 pucuk, magazen SS1 sebanya 150 buah, magazen Pistol FN 46 ada 40 buah serta 1 mobil pengangkut alkap latihan.

“Dari senjata yang telah tersedia itu akan digunakan 150 personil baik Perwira, Bintara, Tamtama di Kodim 0730/Gunungkidul dan didampingi Pelaku maupun Pendukungnya,” ucapnya.

Sugiarto menambahkan, pelatihan itu sendiri dilakukan menembak jarak 25 meter menggunakan pistol dengan sikap berdiri. Jumlah munisi setiap personil penembak pistol 16 butir, yang terdiri dari 3 butir koreksi, 3 butir evaluasi dan 10 butir penilaian.

“Sedangkan latihan menembak jarak 100 meter menggunakan SS1 dengan sikap tiarap. Jumlah munisinya 16 butir meliputi, 3 butir koreksi, 3 butir evaluasi dan 10 butir penilaian,” imbuhnya 

Dalam latihan menembak ini, lanjut Suguharto ada beberapa kendala berupa kerusakan senjata jenis pistol FN 46 dengan nomor senjata 7013318 mengalami kerusakan pada pengait selongsongnya patah. Sementara kerusakan senjata SS1 No Jat 93.000282 terdapat pada pemukul yang patah.

“Untuk kerusakannya sudah ditangani oleh team Asnik dari DEN Pal Yogyakarta Paldam IV/DIP yang hadir dalam pelatihan. Giat ini berlanjut dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (Nena)

Related Post